Harga Mobil Jerman di Indonesia Bakal Lebih Murah, Pecinta BMW dan Mercedes-Benz Tersenyum

Harga Mobil Jerman di Indonesia Bakal Lebih Murah, Pecinta BMW dan Mercedes-Benz Tersenyum

Otomotif | inews | Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:21
share

JAKARTA, iNews.id - Harga mobil Jerman di Indonesia berpotensi menjadi lebih kompetitif setelah perjanjian perdagangan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) resmi berlaku. Kondisi ini menjadi kabar menarik bagi pecinta mobil premium seperti BMW dan Mercedes-Benz.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, I-EU CEPA dapat membuka peluang bagi kendaraan produksi Jerman untuk hadir di Indonesia dengan harga yang lebih kompetitif. Saat ini, perjanjian tersebut memasuki tahap ratifikasi.

"Saya melihat beberapa mobil Jerman di auditorium ini dan kami berharap mobil-mobil Jerman di bawah CEPA bisa hadir dengan harga yang kompetitif. Itulah tujuan dari I-EU CEPA," ujar Airlangga saat menghadiri peringatan Hari Persatuan Jerman ke-36 di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Menurut Airlangga, implementasi I-EU CEPA nantinya dapat memberikan fasilitas perdagangan yang lebih menguntungkan bagi industri otomotif Jerman. Salah satunya melalui pemangkasan tarif hingga mendekati nol persen.

"Ya, mendekati nol. Karena saya pikir di bawah skema saat ini juga ada completely knocked down secara penuh, jadi ada fasilitas-fasilitas itu juga," kata Airlangga.

Skema tersebut juga berkaitan dengan sistem perakitan kendaraan secara lokal atau Completely Knocked Down (CKD). Dengan adanya fasilitas perdagangan dan perakitan lokal, beban tarif yang dikenakan terhadap kendaraan maupun komponen tertentu berpotensi lebih rendah.

Jika skema tersebut berjalan sesuai rencana, kendaraan dari merek-merek Jerman yang memiliki aktivitas produksi atau perakitan di Indonesia berpeluang mendapatkan struktur biaya yang lebih kompetitif. Dampaknya dapat terasa pada harga kendaraan yang ditawarkan kepada konsumen.

BMW dan Mercedes-Benz menjadi dua merek premium asal Jerman yang telah lama dikenal konsumen Indonesia. Selain keduanya, sejumlah merek otomotif Jerman lainnya juga memiliki pasar di Indonesia.

Sementara itu, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste menyambut positif peluang kerja sama perdagangan melalui I-EU CEPA. Dia mengatakan, pihaknya ingin semakin banyak kendaraan Jerman hadir di jalanan Indonesia.

"Karena, dan itulah mengapa kami memamerkan mobil-mobil Jerman, kami ingin lebih banyak mobil Jerman di jalanan Indonesia dan jalanan Jakarta. Mobil-mobil itu sangat modern, berteknologi tinggi, tahan sangat lama," ujar Ralf Beste.

Dia menilai I-EU CEPA dapat memberikan akses pasar yang lebih luas bagi perusahaan-perusahaan Jerman di Indonesia. Kondisi tersebut diharapkan turut memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

"Dan berkat CEPA, saya pikir perusahaan-perusahaan Jerman memiliki akses yang lebih baik ke pasar Indonesia yang sedang berkembang, dan itu akan membuat kita berdua lebih sejahtera," kata Ralf Beste.

Meski demikian, potensi harga yang lebih kompetitif tersebut masih bergantung pada implementasi I-EU CEPA serta skema tarif dan produksi yang nantinya berlaku. Karena itu, belum dapat dipastikan berapa besar penurunan harga kendaraan Jerman di pasar Indonesia setelah perjanjian tersebut berjalan.

Topik Menarik