Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal, Jorge Jesus Akhirnya Buka Suara
LISBON, iNews.id – Cristiano Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal di tengah munculnya isu keretakan hubungan dengan pelatih Jorge Jesus. Sang pelatih kini memastikan akan menjelaskan seluruh persoalan setelah rangkaian pertandingan Portugal selesai.
Drama tersebut bermula setelah Ronaldo tidak mendapatkan menit bermain saat Portugal menghadapi Norwegia, Senin (28/9/2026) dini hari WIB. Penyerang berusia 41 tahun itu sempat melakukan pemanasan sekitar 30 menit pada babak kedua, tetapi tidak diturunkan hingga pertandingan berakhir.
Situasi kemudian berlanjut ke pertemuan yang melibatkan Ronaldo, Jorge Jesus, serta Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proenca pada Rabu (30/9/2026). Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas situasi yang berkembang di skuad Portugal.
Ronaldo kemudian melewatkan dua sesi latihan sebelum mengumumkan keputusannya meninggalkan pemusatan latihan tim nasional. Pemilik 146 gol dari 243 pertandingan bersama Portugal itu juga memberi sinyal akan membuka alasan di balik keputusannya kepada publik.
Jelang Hari Olahraga Nasional, Menpora Erick Thohir Sambut Baik Gelaran Indonesia Race 2026
“Setelah konferensi pers pelatih tim nasional dan setelah berbicara dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, saya memutuskan meninggalkan pemusatan latihan tim nasional,” tulis Ronaldo dalam pernyataannya, dikutip dari Sport Bible.
“Pada waktunya nanti, saya akan menyampaikan kepada masyarakat Portugal kebenaran mengenai alasan di balik kepergian saya dari tim nasional yang selalu saya bela dengan penuh dedikasi. Sekarang waktunya mendoakan keberuntungan untuk Portugal dan semua rekan setim saya, tanpa terkecuali,” lanjutnya.
Jorge Jesus Janji Bongkar Semuanya
Jelang pertandingan Portugal melawan Denmark, Jorge Jesus akhirnya memberikan respons mengenai keputusan Ronaldo meninggalkan tim. Pelatih tersebut memilih belum menjelaskan secara rinci penyebab persoalan yang terjadi.
“Saya akan menjelaskan semuanya setelah pertandingan terakhir. Saya sudah bertahun-tahun berada di sepak bola dan saya tahu saya tidak melakukan sesuatu yang seharusnya membuat keadaan berjalan berbeda,” kata Jesus.
Dia menegaskan tidak akan menghindari pembahasan mengenai Ronaldo setelah agenda pertandingan Portugal selesai.
“Setelah pertandingan melawan Norwegia, kami akan membicarakan persoalan ini. Saya tidak akan bersembunyi atau lari dari masalah tersebut,” ujarnya.
Meski hubungan keduanya sedang menjadi sorotan, Jesus tetap memberikan penghormatan besar terhadap pencapaian Ronaldo bersama Portugal.
“Tidak ada seorang pun yang bisa menghapus apa yang Cristiano wakili. Dia adalah ikon dan hal itu tidak perlu diperdebatkan,” katanya.
Ronaldo Disebut Merasa Dikhianati
Perselisihan disebut bermula dari keputusan Jesus meminta Ronaldo melakukan pemanasan sekitar 30 menit saat menghadapi Norwegia tanpa akhirnya memasukkan sang kapten ke lapangan.
Seusai kejadian tersebut, pertemuan darurat antara Ronaldo, Proenca dan Jesus digelar. Jesus disebut telah menyampaikan penyesalan atas situasi yang terjadi dan berjanji mengakui kesalahannya di depan publik.
Namun, dalam konferensi pers berikutnya, Jesus justru menegaskan tidak ada satu pemain pun yang memiliki kekuasaan lebih besar dibanding tim. Dia juga menekankan keputusan mengenai pemain sepenuhnya berada di tangannya sebagai pelatih.
“Saya bisa menjanjikan apa pun yang saya inginkan. Saya adalah manajer, saya pelatih, dan saya sudah mengatakan kepada pemain dia tidak akan bermain. Saya bisa menaruh dia di bangku cadangan. Jika saya membutuhkan Anda selama 30 menit, Anda akan bermain, jika tidak, Anda tidak akan bermain,” kata Jesus.
“Tidak ada pemain yang akan mengubah keputusan saya. Bukan dia, bukan siapa pun di sepak bola. Bahkan presiden sekalipun. Tidak akan pernah,” lanjutnya.
Jurnalis El Chiringuito, Edu Aguirre, kemudian mengklaim Ronaldo merasa “dikhianati” oleh situasi tersebut. Pemilik lima Ballon d'Or itu disebut menganggap komentar Jesus sebagai upaya mempertegas otoritasnya di dalam Timnas Portugal.
Kini perhatian tertuju pada penjelasan dari kedua pihak. Ronaldo sudah berjanji akan mengungkap versinya, sementara Jesus juga memastikan tidak akan menghindar ketika waktunya tiba untuk membahas polemik yang mengguncang Timnas Portugal tersebut.









