Gunung Semeru Erupsi Lagi, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan hingga Radius 13 Km

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan hingga Radius 13 Km

Nasional | inews | Jum'at, 2 Oktober 2026 - 08:48
share

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas Gunung Semeru kembali meningkat pada Jumat (2/10/2026) pagi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat menjauhi sejumlah kawasan rawan, termasuk sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan.

Gunung Semeru mengalami erupsi pada pukul 05.38 WIB. Saat erupsi terjadi, kolom abu teramati mencapai sekitar 900 meter di atas puncak atau sekitar 4.576 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak condong ke arah utara. Aktivitas erupsi tersebut tercatat pada seismogram dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi sementara 2 menit 13 detik.

"Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," dikutip dari keterangan PVMBG.

Gunung Semeru saat ini masih berstatus Level III atau Siaga. Dalam rekomendasinya, PVMBG melarang masyarakat melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak.

Ancaman tidak hanya berada di dalam radius tersebut. Masyarakat juga diminta menjauhi area hingga 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena kawasan itu berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar.

Jangkauan potensi bahaya tersebut dapat mencapai 17 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Selain kawasan Besuk Kobokan, PVMBG menetapkan radius 5 kilometer dari kawah atau puncak sebagai area yang juga harus dihindari. Kawasan tersebut masih berpotensi terkena lontaran batu pijar.

Dengan status Gunung Semeru yang masih berada pada Level III, masyarakat diminta mengikuti rekomendasi PVMBG dan tidak melakukan aktivitas di kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona rawan.

Topik Menarik