Jalur Sepeda Jakarta Dipertahankan, Barrier hingga Lebar Jalan Dievaluasi
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan jalur sepeda di wilayah Ibu Kota tetap dipertahankan. Namun, sejumlah aspek teknis pada jalur tersebut akan dievaluasi, termasuk keberadaan stick cone, planter box, hingga lebar jalur.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan keberadaan jalur sepeda sejalan dengan prinsip hierarki transportasi yang menempatkan pejalan kaki dan pesepeda sebagai prioritas.
"Jalur sepeda itu akan tetap kita pertahankan. Karena di dalam hierarki transportasi, di mana seluruh kota global juga mengedepankan bahwa yang pertama itu adalah pejalan kaki, jalur sepeda ya ini harus diutamakan," kata Budi kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).
Meski tetap dipertahankan, Budi mengatakan sejumlah fasilitas pendukung jalur sepeda perlu ditinjau kembali. Salah satunya stick cone yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Dari stick cone itu agar ditinjau ulang kembali karena itu cukup membahayakan," imbuh Budi.
Ditantang Mundur Bila RUU Perampasan Aset Tak Disahkan Pada Desember 2025, Ini Respons Pimpinan DPR
Selain stick cone, Pemprov DKI akan mengevaluasi keberadaan planter box yang terpasang di sejumlah jalur sepeda. Evaluasi dilakukan karena ukuran planter box dinilai cukup besar, sementara tanaman yang berada di dalamnya tidak optimal.
"Dan juga planter box yang saat ini ada itu kan kalau kita lihat sepertinya cukup besar sekali dan tanamannya malah enggak ada kan, gitu loh. Nah, ini juga mungkin nanti akan kita evaluasi," ujar Budi.
Lebar jalur sepeda juga menjadi bagian yang akan dievaluasi. Menurut Budi, peninjauan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keadilan dalam penggunaan ruang jalan.
"Terus juga lebarnya jalur sepeda mungkin juga dalam rangka berkeadilan juga ini akan kita evaluasi," tandasnya.









