Jenazah Surakhman Kru Kapal 5 Jurnalis Hilang Teridentifikasi, Polisi: Dapat Dipertanggungjawabkan

Jenazah Surakhman Kru Kapal 5 Jurnalis Hilang Teridentifikasi, Polisi: Dapat Dipertanggungjawabkan

Terkini | inews | Rabu, 23 September 2026 - 14:50
share

JAKARTA, iNews.id - Polisi memastikan jenazah Surakhman, anak buah kapal (ABK) KM Arupadhatu I yang hilang bersama Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto dan 4 wartawan lain yang ditemukan di perairan Enggano, Bengkulu, telah teridentifikasi. Hal ini setelah identitas diperoleh melalui pencocokan DNA dengan sampel keluarga.

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan, proses identifikasi dilakukan oleh tim kedokteran forensik Biddokkes Polri. Dia memastikan pemeriksaan dilakukan oleh pihak yang memiliki keahlian di bidang tersebut.

Hengki menegaskan, hasil identifikasi melalui pemeriksaan DNA tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Secara keahlian dari Biddokes Polri yang lakukan DNA dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," ucap Hengki dalam konferensi pers, Rabu (23/9/2026).

Jenazah Surakhman selanjutnya akan dipulangkan ke Banten dari Bengkulu pada Kamis (24/9/2026). Rencananya, jenazah diterbangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

"Jenazah akan dikirim diberangkatkan besok dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan diterima bersama Gubernur (Banten), Basarnas tim terpadu menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soetta," tuturnya.

Namun, Hengki belum memerinci waktu keberangkatan jenazah dari Bengkulu. Saat ini, jenazah masih dalam proses persiapan sebelum dipulangkan.

"Besok kita tinggal liat jam, waktu masih dilakukan persiapan di Bengkulu," ujarnya.

Sebelumnya, jasad pria tanpa identitas ditemukan di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polri kemudian melakukan pencocokan DNA jasad tersebut dengan sampel DNA keluarga dari rombongan KM Arupadhatu I.

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kecocokan antara kedua sampel tersebut. Jasad itu kemudian dipastikan sebagai Surakman, 60 tahun, salah satu ABK KM Arupadhatu I yang hilang kontak di Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026).

Surakhman diketahui merupakan bagian dari rombongan delapan orang terdiri dari lima jurnalis, dua ABK, dan satu pemandu yang dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.

Adapun identitas korban yang hilang kontak dalam kapal tersebut yakni Warta (55) selaku Kapten Kapal, ⁠Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), ⁠Heriyanto (49) selaku guide, ⁠M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), ⁠Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance).

Topik Menarik