Banjir Bandang Dahsyat Terjang Solok, Ratusan Personel SAR Cari Korban Hilang
JAKARTA, iNews.id - Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dua warga sebelumnya dilaporkan hilang, tetapi hingga Selasa (22/9/2026) petang, satu di antaranya telah ditemukan dalam kondisi tewas.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, satu warga lainnya masih dalam pencarian. Sementara itu, empat warga mengalami luka-luka, terdiri atas satu orang luka berat dan tiga orang luka ringan.
"Berdasarkan pembaruan data hingga Selasa (22/9/2026) pukul 18.45 WIB, satu warga meninggal dunia dan satu warga masih dalam pencarian. Selain itu, satu warga mengalami luka berat dan tiga warga mengalami luka ringan," kata Berton dalam keterangannya.
Banjir bandang juga memaksa puluhan warga meninggalkan rumah mereka. Sebanyak sembilan kepala keluarga atau 32 jiwa kini mengungsi di tiga lokasi, yakni Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok.
Dampak bencana turut dirasakan warga dan sejumlah fasilitas pemerintahan. BNPB mencatat sekitar 100 rumah terdampak akibat banjir bandang tersebut.
"Dua kantor pemerintahan rusak berat dan sembilan kantor pemerintahan rusak ringan. Satu fasilitas kesehatan turut terdampak," ucapnya.
Selain merusak bangunan, banjir bandang menyebabkan satu jembatan di jalur utama Arosuka putus. Tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pencarian, penanganan dampak, serta pendataan kerusakan.
BNPB juga mulai menyalurkan bantuan untuk mendukung kebutuhan warga terdampak. UPT BNPB di Kota Padang bergerak menuju Kabupaten Solok dengan membawa sejumlah bantuan logistik.
"Dalam mendukung penanganan di lapangan, UPT BNPB di Kota Padang bergerak menuju Kabupaten Solok dengan membawa dukungan logistik berupa 100 kilogram beras, 50 paket sembako, lima dus minyak goreng, 10 dus sarden, sekitar 100 selimut, dan 20 dus air mineral," ujarnya.










