Sebelum Meninggal Dunia, Chad Gilbert Berjuang Melawan Kanker Langka
LOS ANGELES, iNews.id – Gitaris sekaligus pendiri New Found Glory, Chad Gilbert, meninggal dunia pada usia 45 tahun pada Minggu, 20 September 2026. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Chad diketahui telah bertahun-tahun berjuang melawan kanker yang kemudian berkembang hingga menyerang sejumlah bagian tubuhnya.
Kabar meninggalnya Chad Gilbert disampaikan sang istri, Lisa Cimorelli, dan New Found Glory. Chad dikabarkan meninggal dengan tenang dalam tidurnya, dikelilingi keluarga dan orang-orang terdekat.
Perjalanan Chad melawan kanker telah berlangsung sejak 2021. Saat itu, dia didiagnosis mengalami metastatic pheochromocytoma, jenis kanker langka yang berasal dari kelenjar adrenal dan telah menyebar ke hati.
Pada Desember 2021, Chad menjalani operasi untuk mengangkat tumor tersebut. Dalam prosedur itu, dokter juga mengangkat sebagian hatinya, kantong empedu, serta salah satu kelenjar adrenal.
Setelah operasi, Chad sempat mengabarkan bahwa hasil pemindaian menunjukkan tidak ada lagi tanda kanker. Namun, perjuangannya belum berakhir.
4 Tanda Depresi yang Jarang Diketahui
Pada 2022, dokter kembali menemukan tumor di bagian tulang belakang Chad, sehingga dia harus menjalani operasi lanjutan. Chad kemudian menjalani berbagai perawatan untuk mengendalikan penyakit tersebut.
Ditemukan Tiga Tumor di Otak
Kondisi Chad kembali memburuk pada awal 2026. Saat tampil bersama New Found Glory dalam acara perilisan album Listen Up! di Nashville, dia mulai mengalami masalah pada sisi kiri tubuhnya.
Tangannya kesulitan dikendalikan, sementara kaki kirinya semakin lemah. Kondisi tersebut membuat Chad beberapa kali tersandung dan terjatuh.
Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menemukan tiga tumor di otaknya. Chad kemudian menjalani operasi otak pada 27 Februari 2026 untuk mengangkat salah satu tumor tersebut. Dia juga menjalani perawatan lanjutan, termasuk radiasi dan imunoterapi.
Dalam wawancara dengan PEOPLE pada 2026, Chad mengungkapkan bahwa diagnosis penyakitnya kemudian berubah menjadi adrenocortical carcinoma (ACC) stadium 4, kanker langka dan agresif yang berasal dari bagian luar kelenjar adrenal.
Meski menghadapi kondisi tersebut, Chad berusaha tetap menjalani aktivitas bersama New Found Glory. Dia bahkan kembali naik panggung pada Juni 2026 setelah menjalani operasi otak.
Saat itu, Chad tampil menggunakan alat bantu mobilitas dan tetap memainkan gitar bersama band. Momen tersebut menjadi salah satu penampilan terakhirnya bersama New Found Glory.
Tetap Berkarya di Tengah Perjuangan
Di tengah pengobatan, Chad tidak sepenuhnya meninggalkan dunia musik. Dia tetap terlibat dalam proses kreatif New Found Glory, termasuk album Listen Up! yang dirilis pada Februari 2026.
Chad merupakan salah satu pendiri New Found Glory yang dibentuk pada 1997. Bersama Jordan Pundik dan personel lainnya, dia turut membawa band tersebut menjadi salah satu nama penting dalam perkembangan musik pop-punk sejak akhir 1990-an.
Selama hampir tiga dekade berkarier, Chad dikenal bukan hanya sebagai gitaris, tetapi juga penulis lagu dan produser.
Kepergian Chad pada usia 45 tahun menutup perjalanan panjang seorang musisi yang selama bertahun-tahun menjalani pengobatan sambil tetap berusaha berkarya.
Dalam pernyataan setelah kematiannya, keluarga menyebut Chad meninggalkan istri, Lisa Cimorelli, putri mereka, Lily, ibu Jackie, dan saudara laki-lakinya, Brian. Sementara New Found Glory mengenang permainan gitar, penulisan lagu, humor, dan semangat Chad yang telah menjadi bagian dari perjalanan band selama hampir tiga dekade.










