Mourinho Bawa Bukti Kontroversi Wasit usai Real Madrid Kalah 1-2 dari Atletico, Soroti Dua Insiden
MADRID, iNews.id – Jose Mourinho membawa lembaran kertas berisi tangkapan layar dua insiden kontroversial saat konferensi pers usai Real Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid pada jornada ketujuh Liga Spanyol 2026-2027 di Stadion Metropolitano, Minggu (20/9/2026) malam WIB. Pelatih Real Madrid itu menilai dua pemain Atletico seharusnya mendapat kartu merah dalam laga Derby Madrid tersebut.
Mourinho datang ke hadapan media dengan membawa kertas ukuran A4 yang menampilkan gambar dua kejadian yang menurut dia menjadi kesalahan besar perangkat pertandingan. Dia bahkan menyebut hasil pertandingan bisa berbeda jika Atletico bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit sejak babak pertama.
"Kita bisa melewati konferensi pers karena cerita pertandingan ada di sini," kata Mourinho sambil menunjukkan lembaran bukti tersebut kepada wartawan, dikutip dari BBC.
"Ini adalah dua kartu merah yang jelas. Dengan kesulitan yang kami hadapi setelahnya saat bermain 11 lawan 10, kita hanya bisa membayangkan seperti apa 50 menit bermain 11 lawan 9," ujar dia.
Kekalahan dari Atletico menjadi kekalahan kedua Real Madrid musim ini. Sebelumnya, tim asuhan Mourinho juga kalah 0-1 dari Real Betis pada 5 September lalu. Hasil tersebut membuat Real Madrid tertahan di posisi keempat klasemen LaLiga, sementara Atletico Madrid berada di posisi kedua dengan selisih lima poin dari pemuncak klasemen Barcelona.
Mourinho Soroti Dua Insiden
Insiden pertama yang dipermasalahkan Mourinho terjadi pada menit ke-37 ketika gelandang Real Madrid Jude Bellingham terlibat duel dengan Cristian Romero saat berebut bola liar. Dalam momen tersebut, Bellingham awalnya mendapat kartu kuning.
Mourinho meminta wasit memberikan kartu merah kepada pemain Argentina itu karena tayangan ulang menunjukkan kaki Romero mengenai bagian lutut Bellingham dengan telapak sepatu. Setelah tinjauan VAR, kartu kuning Bellingham dicabut, tetapi Romero tetap hanya mendapat kartu kuning.
Momen kedua terjadi ketika Lee Kang-in melakukan tekel terhadap Fede Valverde. Mourinho menilai pelanggaran tersebut layak diganjar kartu merah langsung.
"Saya ingin percaya ini hanya kesalahan, sama seperti pelatih membuat kesalahan, pemain membuat kesalahan," ucap Mourinho.
Dia juga mempertanyakan keputusan penunjukan perangkat pertandingan dalam laga tersebut. Meski kecewa dengan keputusan wasit, Mourinho tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang dinilai sudah menunjukkan karakter dan perjuangan besar.
"Saya menyukai tim saya sebagai satu kesatuan. Bahkan di babak pertama saya sangat menyukai mereka. Saya menyukai kebanggaan mereka, determinasi mereka, dan perasaan yang bagus bagi saya karena tidak kecewa dengan para pemain," kata dia.
Mourinho juga membahas kartu merah bek Real Madrid, Dean Huijsen, yang berujung hadiah penalti untuk Atletico Madrid. Namun, dia mengaku belum melihat ulang tayangan VAR terkait insiden tersebut.
Meski kalah, Mourinho menegaskan perjalanan musim masih panjang dan hasil awal tidak menentukan akhir kompetisi.
"Dalam keadaan normal, bukan bagaimana musim dimulai yang penting, tetapi bagaimana musim itu berakhir," kata Mourinho.
LaLiga kemudian akan memasuki jeda internasional dan kembali bergulir pada Jumat 9 Oktober.









