Shin Tae-yong Kecewa Persija vs Java United Tanpa Penonton: Laga Kandang Rasa Tandang!
GIANYAR, iNews.id – Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong kecewa pertandingan melawan Java United pada pekan ketiga Super League 2026-2027 harus berlangsung tanpa penonton. Laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9/2026) pukul 19.00 WIB, membuat Macan Kemayoran kehilangan dukungan langsung dari The Jakmania.
Keputusan pertandingan tanpa penonton membuat Shin Tae-yong merasa situasi tersebut merugikan Persija. Apalagi, laga tersebut berstatus sebagai pertandingan kandang bagi tim ibu kota.
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, bermain tanpa kehadiran suporter membuat atmosfer pertandingan menjadi berbeda. Persija yang seharusnya mendapatkan dukungan penuh dari pendukungnya harus menjalani laga dengan kondisi yang tidak ideal.
"Singkat kata, ini sangat disayangkan. Sangat disesalkan dan menyedihkan. Ini adalah laga kandang kami, tetapi para pendukung tuan rumah tidak bisa datang memberikan dukungan secara langsung," ujar Shin dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (18/9/2026).
Selain kehilangan dukungan suporter, Persija juga harus menjalani laga kandang di luar Jakarta. Stadion Kapten I Wayan Dipta dipilih sebagai lokasi pertandingan setelah adanya perubahan venue.
Shin menilai kondisi tersebut membuat Persija kehilangan keuntungan sebagai tuan rumah. Dia bahkan menyebut pertandingan tersebut terasa seperti berlangsung di lokasi netral.
"Kenyataan bahwa kami harus memainkan laga kandang di tempat netral benar-benar membuat hati saya sakit. Secara pribadi, saya sangat berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi," tutur Shin.
Persija Tetap Fokus Hadapi Java United
Meski kecewa, Shin tetap meminta The Jakmania memberikan dukungan dari rumah. Dia berharap energi suporter tetap menjadi motivasi bagi para pemain Persija.
"Kami akan sangat berterima kasih jika para pendukung tetap memberikan banyak dukungan dari rumah sambil menonton di TV. Kami akan memberikan yang terbaik untuk menjawab harapan tersebut," kata Shin.
Dari sisi persiapan tim, Shin memastikan kondisi Rizky Ridho dan rekan-rekannya siap menghadapi Java United. Persija memilih berangkat ke Bali lebih awal untuk melakukan adaptasi.
Persib Juara Dewata Challenge Series 2026 usai Tumbangkan Bali United dalam Drama Menegangkan
Macan Kemayoran bertolak ke Bali dua hari sebelum pertandingan. Langkah tersebut dilakukan agar pemain memiliki waktu cukup untuk menyesuaikan kondisi fisik dan lingkungan pertandingan.
"Persiapan kami berjalan dengan baik. Kami tiba dua hari sebelum pertandingan, bukan sehari sebelumnya, sehingga proses penyesuaian kondisi tubuh saat ini berjalan lancar," ujar Shin.
"Saya rasa, selama kami tidak lengah dan bisa memainkan permainan kami sendiri dengan baik, kami akan mendapatkan hasil yang bagus," lanjutnya.
Sebelumnya, manajemen Persija telah mengumumkan laga melawan Java United akan berlangsung tanpa penonton melalui akun Instagram resmi klub pada Kamis (17/9/2026).
"Laga Persija vs Java United FC pada 19 September 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta resmi digelar tanpa penonton," tulis manajemen Persija.
Ketua Panitia Pelaksana Persija, Albinus Laurent, menjelaskan keputusan tersebut berkaitan dengan agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah Gianyar.
Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama pihak kepolisian dalam memberikan izin pertandingan. Karena itu, laga tetap berjalan sesuai jadwal, tetapi tanpa kehadiran penonton di stadion.
"Untuk laga besok disayangkan tidak boleh ada penonton. Bahkan, undangan tamu compliment juga tidak boleh. Dikarenakan ada Pilkades serentak di Gianyar. Yang boleh hadir di stadion sesuai regulasi. Pertandingan tetap digelar sesuai jadwal," ujar Albinus.
Dengan kondisi tersebut, Persija harus menghadapi Java United tanpa dukungan langsung dari tribun. Shin Tae-yong berharap para pemain tetap fokus dan mampu meraih hasil maksimal meski atmosfer pertandingan berbeda.









