Fahd A Rafiq Hattrick 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Ini Reaksi Golkar

Fahd A Rafiq Hattrick 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Ini Reaksi Golkar

Berita Utama | inews | Selasa, 15 September 2026 - 14:01
share

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji buka suara soal salah satu kadernya, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dengan penangkapan ini, Fahd diketahui sudah tiga kali terjerat kasus korupsi.

Fahd sebelumnya terjerat kasus korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) pada 2011 dan kasus korupsi pengadaan Alquran pada 2017

Sarmuji mempersilakan KPK sebagai aparat penegak hukum untuk melanjutkan proses penyelidikan kasus yang tengah diungkap tersebut.

"Kita menghormati proses hukum. Silakan aparat mengungkapkan kebenaran melalui proses hukum," kata Sarmuji kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).

Dia memastikan, internal partai sudah memiliki mekanisme untuk menentukan langkah yang akan diambil menyusul kadernya yang tersangkut persoalan hukum.

"Partai pasti akan mengambil langkah terhadap kadernya. Kami menunggu sampai jelas duduk persoalannya," ujarnya.

Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan beberapa wilayah lainnya pada Senin (14/9/2026). Dalam rangkaian operasi senyap tersebut, tim KPK menangkap 17 orang.

"Di mana dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 17 orang," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Mereka yang terjaring dalam operasi senyap ini di antaranya Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri; Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung dan Kepala Kantah Tangerang Kota, Tardi.

Dia juga mengonfirmasi politisi Golkar, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, dan mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, turut terjaring dalam OTT. Selain itu, KPK menangkap Presiden Direktur (Presdir) PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi.

Topik Menarik