Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Enggano, Polda Bengkulu Koordinasi dengan Polda Lampung
BENGKULU UTARA, iNews.id - Penemuan jenazah pria tanpa identitas di pesisir Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, menjadi perhatian di tengah pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Polisi kini melakukan autopsi dan mengambil sampel DNA untuk mengungkap identitas jenazah tersebut.
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Imam Wijayanto mengatakan, pemeriksaan terhadap jenazah dilakukan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bengkulu. Hasil pemeriksaan nantinya menjadi dasar untuk memastikan identitas jenazah dan penyebab kematiannya.
"Kami sampaikan pada hari ini sedang dilakukan autopsi dari jenazah yang ditemukan tanpa identitas di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Sementara ini untuk jenazah tengah dilakukan autopsi oleh Biddokkes Polda Bengkulu," ujar Kombes Imam Wijayanto dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
Polisi juga berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk menelusuri kemungkinan keterkaitan antara jenazah tersebut dan rombongan yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Namun, hingga kini belum ada kepastian bahwa jenazah tersebut merupakan salah satu dari delapan orang yang masih dalam pencarian.
"Kami belum bisa memastikan (apakah jenazah tersebut merupakan jurnalis yang hilang), tapi Dirkrimsus dan Kabid Dokes Polda Bengkulu sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk meminta ciri-ciri atau sampel yang ada dari sana," ucapnya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, jenazah tersebut diketahui bukan warga setempat di Pulau Enggano. Polisi masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan DNA untuk mengungkap identitasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, proses pencocokan DNA dengan sampel dari keluarga jurnalis dan kru yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.
"Kita menunggu pencocokan DNA yang sudah diambil dari keluarga teman-teman yang hilang kontak. Kita akan melakukan pencocokan, kami mohon waktu untuk bisa menjelaskan setelah keluar tes DNA dari Polda Bengkulu," katanya.









