Harga Pangan Hari Ini 15 September 2026 Mayoritas Turun, Ini Rinciannya
JAKARTA, iNews.id - Harga pangan pokok mayoritas mengalami penurunan pada Selasa (15/9/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga beras, cabai, bawang, daging, telur hingga gula premium tercatat melandai.
Harga bawang merah ukuran sedang turun 11,33 persen menjadi Rp33.650 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang juga terkoreksi 5,08 persen menjadi Rp37.350 per kilogram.
Penurunan turut terjadi pada seluruh jenis beras. Beras kualitas bawah I turun 3,36 persen menjadi Rp14.400 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II turun 5,44 persen menjadi Rp13.900 per kilogram.
Untuk beras kualitas medium, harga medium I turun 3,61 persen menjadi Rp16.000 per kilogram. Beras medium II juga turun 0,61 persen menjadi Rp16.300 per kilogram.
Pada kelompok beras premium, harga beras super I turun 8,12 persen menjadi Rp16.400 per kilogram. Beras super II mengalami penurunan 8,67 persen menjadi Rp15.800 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada seluruh jenis cabai. Harga cabai merah besar turun 5,92 persen menjadi Rp51.650 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting turun 9,26 persen menjadi Rp55.350 per kilogram.
Cabai rawit hijau mencatat penurunan paling dalam, yakni 13,43 persen menjadi Rp55.450 per kilogram. Harga cabai rawit merah juga turun 8,23 persen menjadi Rp83.650 per kilogram.
Di kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 2,11 persen menjadi Rp41.700 per kilogram. Daging sapi kualitas I turun 7,83 persen menjadi Rp140.050 per kilogram, sementara daging sapi kualitas II turun 8,02 persen menjadi Rp131.300 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga terkoreksi 5,2 persen menjadi Rp28.250 per kilogram.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium turun 9,09 persen menjadi Rp18.500 per kilogram. Sementara itu, gula pasir lokal tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level Rp19.100 per kilogram.
Berbeda dari mayoritas komoditas pangan, seluruh jenis minyak goreng justru mengalami kenaikan harga.
Minyak goreng curah naik 2,44 persen menjadi Rp20.950 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I meningkat 0,62 persen menjadi Rp24.500 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II naik 0,21 persen menjadi Rp23.550 per kilogram.









