Bawa Bambu ke Lokasi Ricuh 27 Agustus, GRIB Jaya: Kami Tak Ada Niat Berperang

Bawa Bambu ke Lokasi Ricuh 27 Agustus, GRIB Jaya: Kami Tak Ada Niat Berperang

Terkini | inews | Selasa, 1 September 2026 - 20:13
share

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Zulfikar mengakui pihaknya ikut terjun ke titik kericuhan demo 27 Agustus 2026. Dia juga menyebut massa GRIB Jaya datang dengan membawa bambu.

"Kami nggak banyak, kami sekitar beberapa ratusan orang aja. Kami itu persuasif. Memang kami bawa bambu, karena di kantor kami di belakang banyak bambu," ujar Zulfikar dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Di Balik Demo Agustus 2026' di iNews, Selasa (1/9/2026).

Zulfikar menjelaskan, massa GRIB Jaya diturunkan setelah pihaknya melihat ada kericuhan dalam aksi demonstrasi. Dia menyebut massa yang membuat kericuhan bukan berasal dari kelompok pedemo.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat GRIB Jaya merasa terpanggil untuk ikut menjaga situasi agar kericuhan tidak semakin meluas.

"Kami juga sebagai warga negara terpanggil, kami juga punya hak untuk menjaga kota kami ini, negara kami ini, pemerintah kami ini, jangan sampai ada pihak-pihak yang semena-mena, seenaknya aja mau melakukan apa saja," lanjut dia.

Meski membawa bambu, Zulfikar menegaskan kedatangan massa GRIB Jaya bukan untuk membuat kerusuhan maupun mengajak berperang. Dia menyebut massa justru berupaya secara persuasif meminta para perusuh meninggalkan lokasi.

"Kami di situ tidak ada niat datang ke ke lokasi, ke kerusuhan, untuk berperang dengan mereka, berantem dengan mereka," ujarnya.

Dia mengaku, pihaknya membawa bambu untuk menjaga diri karena massa perusuh membawa senjata.

"Membawa bambu. Iya. Karena mereka bersenjata," kata Zulfikar.

Topik Menarik