Robert Sanchez Kehilangan Posisi di Chelsea, Kasus Ngebut Rp36,5 Juta Ikut Terungkap

Robert Sanchez Kehilangan Posisi di Chelsea, Kasus Ngebut Rp36,5 Juta Ikut Terungkap

Olahraga | inews | Senin, 31 Agustus 2026 - 16:00
share

LONDON, iNews.id - Robert Sanchez menghadapi masa sulit di Chelsea setelah kehilangan posisi sebagai kiper utama. Kini muncul kabar dia pernah didenda karena mengemudi melebihi batas kecepatan.

Kiper asal Spanyol itu tertangkap kamera pengawas saat melaju 47 mph di zona dengan batas kecepatan 40 mph di M23, Crawley, Surrey. Pelanggaran tersebut terjadi pada Oktober tahun lalu.

Sanchez kemudian dinyatakan bersalah atas pelanggaran batas kecepatan. Dia mendapat tiga poin penalti pada surat izin mengemudinya serta harus membayar denda atas pelanggaran tersebut.

Pemain berusia 28 tahun itu disebut mendapatkan bayaran 60.000 pounds per pekan. Sementara denda yang dijatuhkan pengadilan mencapai 1.520 pounds atau sekitar Rp36,5 juta.

Kasus tersebut ditangani Crawley Magistrates' Court pada April. Namun, informasi mengenai perkara itu baru terungkap ke publik setelah tercantum dalam catatan resmi yang diperoleh The Sun.

Rangkaian kabar tersebut muncul ketika posisi Sanchez di bawah mistar Chelsea sedang berada dalam tekanan. Kiper tersebut baru saja kehilangan tempat setelah Chelsea mendatangkan Emiliano Martinez dari Aston Villa.

Posisi Sanchez di Chelsea Semakin Terancam

Sanchez dicadangkan ketika Chelsea menghadapi Brighton pada pertandingan terbaru. Kedatangan Martinez membuat persaingan di posisi penjaga gawang semakin terbuka dan Sanchez tidak lagi otomatis menjadi pilihan pertama.

Kiper berusia 28 tahun itu bergabung dengan Chelsea dari Brighton pada 2023. Sejak datang ke Stamford Bridge, dia sempat dipercaya menjadi penjaga gawang utama The Blues.

Namun, performa Sanchez juga menjadi sorotan. Dalam kemenangan Chelsea 3-2 atas Fulham, dia tetap dipercaya meski melakukan dua kesalahan pada awal pertandingan.

Statistik juga memperlihatkan persoalan lain. Sejak awal musim 2024/2025, tidak ada kiper yang melakukan lebih banyak kesalahan hingga menghasilkan tembakan lawan dibandingkan Sanchez.

Tekanan terhadap Sanchez pun semakin besar setelah Chelsea mendatangkan Martinez. Kiper asal Argentina tersebut kini menjadi pesaing langsung bagi Sanchez untuk mendapatkan posisi utama.

Di tengah situasi tersebut, terungkap pula perkara pelanggaran lalu lintas yang terjadi pada Oktober tahun lalu. Sanchez diketahui melaju dengan kecepatan 47 mph di area yang memiliki batas maksimal 40 mph.

Pengadilan kemudian memberikan tiga poin penalti pada lisensi mengemudinya. Total denda yang harus dibayarkan Sanchez mencapai 1.520 pounds atau sekitar Rp36,5 juta.

Rinciannya terdiri dari penalti finansial sebesar 1.000 pounds atau sekitar Rp24 juta, biaya tambahan untuk korban sebesar 400 pounds atau sekitar Rp9,6 juta, serta biaya pengadilan 120 pounds atau sekitar Rp2,9 juta.

Perkara tersebut baru diketahui publik setelah dokumen terkait muncul dalam catatan publik. Kasus ini menambah sorotan terhadap Sanchez ketika masa depannya sebagai kiper utama Chelsea sedang dipertanyakan.

Chelsea sendiri kini memiliki opsi baru setelah kedatangan Martinez dari Aston Villa. Situasi tersebut membuat Sanchez harus menghadapi persaingan lebih ketat untuk kembali mendapatkan kepercayaan di bawah mistar.

Sanchez sebelumnya mampu mempertahankan posisi sebagai kiper utama meski mendapat kritik atas performanya. Namun, perubahan komposisi skuad dan statistik kesalahan membuat posisinya semakin tidak aman.

Kini Sanchez berada dalam situasi sulit di Stamford Bridge. Selain harus berjuang merebut kembali tempatnya dari Martinez, dia juga menjadi sorotan akibat catatan kesalahan di lapangan serta perkara pelanggaran lalu lintas yang baru terungkap ke publik.

Topik Menarik