Panas Lagi! Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz
TEHERAN, iNews.id - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran kembali menembak jatuh drone militer Amerika Serikat (AS) MQ-9 di Selat Hormuz, Senin (31/8/2026).
Kabar ini datang di tengah berlanjutnya kembali aksi saling serang militer AS dan Iran di Selat Hormuz. Militer AS menyerang Pulau Larak, menargetkan fasilitas peluncuran roket. AS dilaporkan menyerang Larak menggunakan drone.
Serangan pada Minggu malam tersebut dibalas Iran dengan menargetkan dua pangkalan militer AS di Yordania, beberapa jam kemudian atau Senin (31/8/2026) dini hari.
Surat kabar The Washington Post melaporkan, Angkatan Darat AS telah kehilangan sekitar 25 persen dari seluruh armada drone MQ-9 Reaper selama perang melawan Iran.
Satu drone MQ-9 Reaper berharga antara 30 juta hingga 50 juta dolar (Rp532,4 miliar-Rp887,4 miliar), bergantung pada jenis sensor dan senjata yang digunakan. Hilangnya sekitar 45 drone tersebut merugikan AS lebih dari 1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp23 triliun.
Menurut Washington Post, sebelum perang melawan Iran, militer AS memiliki 185 unit drone MQ-9 Reaper yang beroperasi.










