Odekta Naibaho Isyaratkan Pensiun usai Asian Games 2026, Regenerasi Maraton Langsung Jadi Sorotan

Odekta Naibaho Isyaratkan Pensiun usai Asian Games 2026, Regenerasi Maraton Langsung Jadi Sorotan

Olahraga | inews | Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:15
share

JAKARTA, iNews.id – Odekta Elvina Naibaho mempertimbangkan pensiun dari dunia atletik setelah tampil di Asian Games 2026. Pelari maraton putri Indonesia itu menyebut faktor usia dan rencana membangun rumah tangga menjadi pertimbangan dalam menentukan masa depannya.

Asian Games 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Aichi dan Nagoya, Jepang. Indonesia akan mengirimkan 432 atlet untuk bersaing dalam ajang olahraga terbesar Asia tersebut.

Odekta yang kini berusia 34 tahun mengaku masih memikirkan waktu yang tepat untuk mengakhiri kariernya sebagai atlet profesional. Dia belum mengambil keputusan final, tetapi Asian Games 2026 bisa menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan panjangnya.

"Ya kalau saya ketemu jodoh ya, mungkin ini yang terakhir," kata Odekta saat ditemui di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Atlet asal Sumatera Utara itu menilai perjalanan seorang atlet tidak hanya tentang prestasi, tetapi juga harus memikirkan fase kehidupan berikutnya. Namun, sebelum benar-benar meninggalkan lintasan, dia ingin memastikan regenerasi atlet maraton Indonesia berjalan dengan baik.


Khawatir Regenerasi Atlet Maraton Indonesia Terhenti

Odekta menyoroti pentingnya kehadiran atlet muda yang mampu melanjutkan perjuangan Indonesia di nomor maraton. Menurut dia, regenerasi menjadi kunci agar Indonesia tetap memiliki wakil di kompetisi internasional.

"Jadi, saya khawatir di usia tidak muda lagi seharusnya sudah ada yang mengikuti jejak. Jangan sampai nanti di event-event internasional setelah saya, kosong Indonesia," ujar Odekta.

Dia berharap para atlet muda memiliki motivasi besar untuk mengejar prestasi. Odekta tidak ingin perjuangan atlet senior berhenti tanpa adanya penerus yang mampu membawa nama Indonesia di level dunia.

"Kami lebih sedih menonton orang lain yang menang daripada adik-adik kita yang maju. Jadi saya berharap semangat adik-adik ini bisa hampir menyamakan semangat kita bahkan lebih. Supaya jangan sampai bendera kita kosong di internasional," tambahnya.

Odekta juga meminta atlet muda mulai berani memasang target tinggi sejak tampil di SEA Games. Menurut dia, ajang dua tahunan tersebut bisa menjadi langkah awal untuk membangun pengalaman sebelum bersaing di tingkat yang lebih besar.

"Saya mengharapkan ke event SEA Games itu 2 tahunan kan, sudah menargetkan diri. Itu supaya di setiap nomor ada atlet berprestasi," tuturnya.

Dengan pengalaman panjang di dunia atletik, Odekta kini fokus mempersiapkan diri menghadapi Asian Games 2026. Keputusan soal pensiun masih menunggu waktu, tetapi dia berharap perjalanan kariernya bisa diteruskan oleh generasi baru atlet maraton Indonesia.

Topik Menarik