Habis Pegang HP Langsung Makan, Kuman Berbahaya Ini Bisa Ikut Masuk ke Tubuh

Habis Pegang HP Langsung Makan, Kuman Berbahaya Ini Bisa Ikut Masuk ke Tubuh

Gaya Hidup | inews | Senin, 24 Agustus 2026 - 23:43
share

JAKARTA, iNews.id - Pernahkah kamu langsung makan setelah memegang handphone atau uang tanpa mencuci tangan terlebih dahulu? Kebiasaan sederhana ini ternyata bisa membuat kuman yang menempel di tangan ikut berpindah ke mulut dan masuk ke dalam tubuh.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Aditya Surya Pratama, mengingatkan tangan menjadi salah satu media yang efektif untuk memindahkan mikroorganisme dari berbagai benda ke dalam saluran pencernaan. Kondisi ini sering tidak disadari karena tangan bisa terlihat bersih meski terdapat kuman yang tidak kasatmata.

"Siapa yang sering bilang, 'Udah ah, enggak usah cuci tangan, langsung makan aja'? Seberapa bahaya sih? Nah, kalau kamu makan tanpa cuci tangan, yang masuk ke tubuh kamu itu, ingat, bukan cuma makanan aja,” kata dr Aditya, dikutip Senin (24/8/2026).

Dia menjelaskan berbagai benda yang sering disentuh sehari-hari dapat menjadi sumber kontaminasi. Selain handphone dan uang, fasilitas umum hingga benda di sekitar kita juga dapat membuat tangan terpapar mikroorganisme.

“Mungkin kejadian ini udah jadi hal biasa buat kalian. Tapi kalian tahu enggak, tangan itu adalah salah satu kendaraan yang paling efektif buat kuman pindah ke mulut,” ucapnya.

Ada Norovirus hingga Salmonella

dr Aditya menyebut sejumlah patogen dapat berpindah melalui tangan yang terkontaminasi. Beberapa di antaranya berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan hingga penyakit yang lebih serius.

“Jadi macam-macam nih yang ada di sini. Yang pertama ada Norovirus. Itu salah satu penyebab muntah menceret yang paling gampang menular. Terus Salmonella, di mana yang bisa bikin diare, demam, kram perut, bahkan infeksi berat. Yang lainnya ada E. coli, Shigella, Campylobacter, sampai Hepatitis A,” kata dr Adit.

Risiko semakin besar ketika tangan terkontaminasi kotoran atau feses, kemudian digunakan untuk mengambil makanan. Kuman dari feses dapat berpindah ke makanan dan akhirnya tertelan.

“Jadi kalau tangan kamu terkontaminasi tinja dan langsung dipakai makan. Di sini CDC juga menekankan bahwa kuman dari feses yang di tangan itu termasuk Norovirus, Salmonella, E. coli, itu adalah sumber penting penularan diare,” katanya.

Dampaknya bukan sekadar mulas. Menurut dr. Aditya, kontaminasi tersebut dapat berkaitan dengan berbagai penyakit seperti gastroenteritis, muntah, diare, demam, keracunan makanan, disentri hingga tifoid.

“Dan ini penyakitnya bukan cuma mulas biasa aja. Nah, kamu di sini bisa kena gastroenteritis, muntah, diare, demam, keracunan makanan, disentri, tifoid, atau pada konteks tertentu sampai cacingan. Jadi telur parasit ini ikut tertelan dari tangan yang kotor,” ujarnya.

Jangan Hanya Mengandalkan Hand Sanitizer

Hand sanitizer kerap menjadi pilihan ketika seseorang tidak menemukan fasilitas cuci tangan. Namun, dr. Aditya mengingatkan cairan pembersih tangan tidak selalu cukup untuk menggantikan proses mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Satu hal lagi, hand sanitizer itu tidak selalu cukup sebetulnya. Jadi yang paling penting adalah sabun dan air yang mengalir ini lebih unggul. Karena bukan cuma membunuh, tapi juga mengangkat dan membilas kuman dari permukaan tangan,” ucapnya.

Sebab itu, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebaiknya menjadi kebiasaan sebelum makan. Terlebih setelah menyentuh benda yang berpotensi terkontaminasi, menggunakan toilet atau memegang bahan makanan mentah.

“Jadi intinya, makan tanpa cuci tangan itu bukan kebiasaan sepele. Karena terkadang yang kamu telan itu bukan cuma nasi, ayam, atau cemilan, tapi juga mikroba yang baru aja kamu bawa dari toilet, handphone, uang, atau daging mentah. Jadi please, teman-teman, jangan malas buat cuci tangan,” katanya.

Topik Menarik