Perahu Nelayan Karam Dihantam Ombak di Pantai Pancer Puger Jember, 4 ABK Selamat

Perahu Nelayan Karam Dihantam Ombak di Pantai Pancer Puger Jember, 4 ABK Selamat

Nasional | inews | Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:12
share

JEMBER, iNews.id – Perahu nelayan karam usai dihantam ombak besar di sekitar Pantai Pancer, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Minggu (23/8/2026). 

Beruntung, empat orang Anak Buah Kapal (ABK) berhasil selamat usai bertaruh nyawa menempel pada bangkai perahu yang terbalik sebelum akhirnya dievakuasi oleh nelayan lain.

Peristiwa mencekam tersebut terjadi saat perahu nelayan hendak menerjang ombak untuk melaut. Tiba-tiba, gelombang besar datang dan langsung membalikkan posisi perahu hingga karam.

Empat ABK yang berada di atas perahu berupaya menyelamatkan diri dengan terus bertahan menempel pada badan kapal yang mengapung. Nelayan lain yang berada tak jauh dari lokasi kejadian langsung datang memberikan pertolongan dan membawa para korban ke darat.

Meski seluruh awak kapal dipastikan selamat tanpa luka serius, perahu kayu milik mereka mengalami kerusakan berat akibat kerasnya benturan ombak.

Insiden karamnya perahu di Pantai Pancer Puger ini kian menambah kekhawatiran masyarakat pesisir. Pasalnya, musibah terjadi di tengah upaya tim SAR gabungan yang masih membendung pencarian terhadap tiga orang nelayan Puger yang hilang diterjang gelombang tinggi di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong.

Anggota Basarnas, Jefriyanzah, menjelaskan bahwa proses pencarian tiga nelayan yang hilang tersebut terus diperluas dengan melibatkan personel TNI, Polairud, serta sukarelawan.

"Pencarian terhadap tiga nelayan masih terus kami lakukan. Selain menyisir kawasan Pantai Paseban, tim gabungan juga memperluas area penyisiran hingga ke perairan Lumajang," ujar Jefriyanzah.

Melihat tingginya intensitas gelombang di perairan selatan Jawa, Tim SAR mengimbau seluruh nelayan lokal untuk mengutamakan keselamatan dan sementara waktu menunda aktivitas melaut hingga cuaca kembali kondusif.

"Kondisi gelombang saat ini masih sangat tinggi dan berisiko besar bagi keselamatan pelayaran, terutama perahu-perahu berukuran kecil," katanya.

Topik Menarik