Ditahan UEA, Timnas Indonesia U-20 Dapat Peringatan Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Ditahan UEA, Timnas Indonesia U-20 Dapat Peringatan Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Olahraga | inews | Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:35
share

BANGKOK, iNews.id - Timnas Indonesia U-20 ditahan Uni Emirat Arab U-20 dengan skor 0-0 dalam laga uji coba di Thailand, Jumat (21/8/2026), hasil yang menjadi evaluasi penting sebelum Garuda Muda tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Pertandingan melawan UEA menjadi bagian dari rangkaian persiapan tim asuhan Nova Arianto menuju kualifikasi yang berlangsung mulai akhir Agustus hingga awal September 2026.

Timnas Indonesia U-20 sudah berada di Bangkok sejak 16 Agustus 2026. Pemusatan latihan di Thailand dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus 2026.

Hasil imbang tanpa gol melawan UEA menjadi salah satu bahan evaluasi Nova Arianto sebelum tim memasuki persaingan resmi. Reno Salampessy dan kolega masih memiliki agenda uji coba lain sebelum meninggalkan Thailand.

Setelah menghadapi UEA, Timnas Indonesia U-20 dijadwalkan berjumpa Irak pada akhir Agustus. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Nova untuk mematangkan skuad sebelum bertolak menuju Laos.

Dari Thailand, Garuda Muda akan langsung terbang ke Vientiane, ibu kota Laos. Seluruh pertandingan Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 akan berlangsung di Laos.

Grup H Menanti, Australia Jadi Ancaman

Timnas Indonesia U-20 tergabung di Grup H bersama Australia, Malaysia, dan Laos. Pertandingan pertama Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Malaysia di Stadion New Laos pada 31 Agustus 2026.

Setelah melawan Malaysia, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Laos. Australia menjadi lawan terakhir dalam rangkaian pertandingan Grup H.

Format kualifikasi membuat setiap pertandingan memiliki nilai penting. Juara grup akan langsung mendapatkan tiket menuju putaran final Piala Asia U-20 2027 yang digelar di China.

Peluang lolos juga masih terbuka bagi tim yang finis sebagai runner-up. Namun, posisi tersebut belum otomatis mengamankan tiket karena kelolosan ditentukan melalui peringkat runner-up terbaik.

Hanya tujuh dari delapan runner-up grup yang akan lolos ke putaran final. Kondisi tersebut membuat Garuda Muda harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan menjaga selisih gol selama menjalani seluruh pertandingan kualifikasi.

Persaingan Grup H diprediksi tidak mudah bagi Indonesia. Australia menjadi salah satu lawan paling berat, tetapi Malaysia dan Laos juga tidak dapat dipandang sebelah mata.

Indonesia harus menjaga konsentrasi sejak pertandingan pertama. Kesalahan dalam menghadapi salah satu lawan di Grup H dapat memengaruhi peluang Garuda Muda untuk finis di posisi teratas atau masuk jajaran runner-up terbaik.

Hasil 0-0 melawan UEA memberikan Nova Arianto waktu untuk mengevaluasi tim sebelum pertandingan resmi dimulai. Setelah laga melawan Irak, fokus Garuda Muda akan sepenuhnya diarahkan menuju Laos.

Pertandingan melawan Malaysia pada 31 Agustus menjadi ujian pertama Timnas Indonesia U-20 dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Hasil laga tersebut dapat menjadi langkah awal dalam perjuangan Garuda Muda mengejar tiket ke putaran final di China.

Topik Menarik