Dewi Menyala Ungkap Alasan Laporkan Lisa Mariana meski Kerugian Cuma Rp900 Ribu: Korbannya Banyak!
JAKARTA, iNews.id - Dewi Wulan alias Dewi Menyala mengungkap alasan dirinya melaporkan Lisa Mariana terkait dugaan penipuan meski nilai kerugian yang dialaminya disebut hanya sekitar Rp900 ribu. Menurut Dewi, persoalan tersebut tidak bisa dinilai hanya berdasarkan nominal kerugian karena disebut terdapat banyak korban.
“Memang nominalnya sekian, only 900 ribu tapi enggak bisa untuk diremehkan. 900 ribu tapi korbannya banyak, dikalkulasi itu sudah masuknya kategori penipuan,” ujar Dewi.
Dewi mengatakan dirinya merupakan salah satu orang yang sejak awal mengungkap persoalan tersebut ke publik. Dia menilai langkah itu membuat masyarakat mengetahui dugaan modus penipuan yang disebut dilakukan oleh Lisa.
“Harusnya kalian nih netizen berterima kasih gitu, karena ketika ada LP Dewi Menyala, LP Dewi Menyala ini menyerang personal dia, ngasih tahu kalau dia modus nih, dia tuh modus, dia tuh penipu,” katanya.
Dewi pun membantah anggapan bahwa dirinya sengaja membawa persoalan tersebut ke ranah hukum demi mencari perhatian publik. Dia menegaskan memiliki alasan pribadi dalam mengambil langkah tersebut.
Menurut Dewi, persoalan yang awalnya dianggap sepele justru berkembang menjadi masalah yang membuat dirinya sakit hati. Dia mengaku merasa dirinya dan keluarga direndahkan oleh Lisa Mariana.
Dewi juga mengaku mengalami trauma serta beban mental akibat persoalan tersebut. Kondisi itu membuatnya memilih untuk tetap mengawal kasus yang telah dilaporkannya.
“Jadi di sini lebih kepada real personalnya,” ujarnya.
Dewi berharap masyarakat tidak melihat dugaan penipuan hanya berdasarkan besar kecilnya nominal kerugian. Menurutnya, jumlah korban juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.
Dia menilai kerugian yang terlihat kecil jika dialami satu orang dapat menjadi besar apabila terdapat banyak korban. Karena itu, Dewi meminta masyarakat tidak meremehkan persoalan tersebut hanya karena nilai transaksinya sekitar Rp900 ribu.
“Katanya kalian mau negara Indonesia ini menjadi negara yang enggak ada yang namanya mohon maaf ya, maling, penipuan. Tapi kalian mohon maaf ya, menjunjung penipu, itu gimana maksudnya?” kata Dewi.









