Momen Khusyuk Ribuan Siswa di Brebes Panjatkan Doa Bagi Korban Bencana Gempa NTT

Momen Khusyuk Ribuan Siswa di Brebes Panjatkan Doa Bagi Korban Bencana Gempa NTT

Terkini | inews | Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:30
share

BREBES, iNews.id – Bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang menguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu keprihatinan dan gelombang empati di berbagai daerah. Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sebanyak lebih dari 1.000 siswa dan guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Brebes menggelar salat gaib serta doa bersama untuk mendoakan para korban bencana.

Kegiatan yang berlangsung khusyuk tersebut ditujukan untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik, sekaligus memohon keselamatan serta kekuatan bagi warga terdampak yang masih berjuang di lokasi bencana.

Selain memanjatkan doa, para siswa dan guru juga menggalang donasi kemanusiaan yang nantinya akan disalurkan melalui Kementerian Agama Kabupaten Brebes untuk membantu memenuhi kebutuhan pengungsi korban gempa NTT.

Sementara itu, upaya penanganan darurat dan evakuasi korban gempa di NTT terus diintensifkan oleh tim gabungan. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meninjau langsung lokasi terdampak di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Dalam kunjungan tersebut, Kapolri menyerahkan bantuan logistik serta memastikan seluruh proses pencarian, pertolongan, evakuasi, dan penanganan medis berjalan optimal sesuai arahan Presiden.

Guna mengatasi krisis air bersih bagi warga pengungsi, personel Brimob Polda NTT memasang fasilitas water treatment di Posko Terpadu Darurat Bencana wilayah Nagekeo. Pemerintah pusat juga mempercepat pengiriman logistik, di mana hingga kini total 253 ton bantuan telah diterbangkan ke dua pusat posko utama di Labuan Bajo dan Maumere.

Berdasarkan data pembaruan, gempa bumi yang melanda Kepulauan Flores ini mengakibatkan ribuan rumah rusak berat serta puluhan ribu warga terpaksa mengungsi. Sejumlah korban luka berat juga telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Labuan Bajo untuk mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit.

Topik Menarik