MU Kejar Bek Kiri La Liga, Carrick Diperingatkan Jangan Salah Beli!
VILLARREAL, iNews.id - Manchester United dinilai lebih tepat mengejar bek kiri Villarreal, Carlos Romero, daripada Jorge Salinas yang kini masuk radar Setan Merah untuk memperkuat sektor kiri pertahanan.
Manchester United memang sedang mencari bek kiri tambahan karena minimnya kedalaman di posisi tersebut. Saat ini, Luke Shaw menjadi satu-satunya bek kiri senior yang benar-benar berposisi sebagai bek kiri.
Patrick Dorgu masih dapat dimainkan sebagai winger maupun bek kiri. Sementara itu, Sergio León dan Harry Amass dinilai belum memiliki pengalaman senior yang cukup untuk menjadi pilihan utama di level tinggi.
Sebelumnya, Manchester United menjadikan bek Newcastle United, Lewis Hall, sebagai target prioritas. Namun, Newcastle tidak berniat melepas pemain Timnas Inggris tersebut pada bursa transfer kali ini setelah kehilangan tiga pemain penting.
Situasi itu membuat nama Jorge Salinas muncul sebagai alternatif. Bek kiri Racing Club de Santander tersebut memiliki klausul pelepasan sekitar 15 juta pounds atau sekitar Rp362,42 miliar.
Timnas Voli Putri Indonesia Ditargetkan Runner-up SEA V Cup 2026, Matangkan Persiapan di Korsel
Salinas baru berusia 19 tahun, tetapi sudah memperlihatkan potensi besar. Dia memainkan peran penting dalam keberhasilan Racing meraih gelar dan promosi ke kasta teratas pada musim lalu.
Carlos Romero Dinilai Lebih Siap
Salinas juga baru saja menjadi bagian dari Timnas Spanyol U-19 yang menjuarai Piala Eropa U-19 pada musim panas ini. Setelah kembali ke Racing, dia langsung mendapatkan tempat sebagai starter dan turut tampil dalam laga pembuka musim melawan Villarreal yang berakhir imbang.
Namun, Salinas lebih dikenal sebagai bek kiri dengan karakter defensif dan mampu bermain sebagai bek tengah. Kondisi tersebut membuat dia dinilai belum ideal untuk langsung menjadi pesaing Luke Shaw di Old Trafford.
Manchester United memang tidak secara khusus membutuhkan bek kiri yang langsung menjadi starter. Namun, klub membutuhkan pemain yang mampu memberikan persaingan nyata untuk Shaw. Dari sisi pengalaman dan kesiapan, Salinas dinilai masih terlalu muda untuk menjalankan peran tersebut.
Carlos Romero kemudian muncul sebagai opsi yang dianggap lebih masuk akal. Bek kiri Villarreal itu mengalami perkembangan pesat setelah tampil mengesankan ketika dipinjamkan ke Espanyol pada musim lalu.
Romero menjadi salah satu bek kiri terbaik di LaLiga meski bermain bersama tim papan tengah. Penampilan tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan menjelang musim baru.
Pada musim 2025/2026, Romero mencatat 36 penampilan dengan enam gol dan tiga assist. Dia juga memiliki tingkat keberhasilan umpan 79,3 persen, rata-rata 2,3 tekel, 1,1 intersep, dua sapuan, serta 0,8 umpan kunci per pertandingan.
Villarreal sendiri sudah menyiapkan Romero sebagai bek kiri utama untuk musim ini. Klub berjuluk Yellow Submarine tersebut bahkan membiarkan Alfonso Pedraza pergi setelah kontraknya berakhir untuk memberikan ruang kepada Romero.
Setelah kembali dari masa peminjaman selama dua tahun di Catalonia, Romero mendapatkan kontrak baru berdurasi lima tahun sekaligus kenaikan gaji. Villarreal juga menaikkan klausul pelepasannya menjadi 45 juta Euro atau sekitar Rp930,20 miliar.
Romero Punya Paket Lengkap
Kenaikan klausul tersebut memperlihatkan tingginya kepercayaan Villarreal terhadap Romero. Barcelona juga dikabarkan sempat dikaitkan dengan pemain berusia 24 tahun tersebut, sementara peluang mendapatkan panggilan Timnas Spanyol juga terbuka jika performanya terus meningkat.
Romero memiliki karakter permainan yang lebih komplet. Dia agresif dalam melakukan tekel, memiliki energi tinggi untuk membantu serangan, dan tetap mampu menjalankan tugas defensif.
Performa Romero bersama Espanyol bahkan membuat dia mendapatkan penghargaan sebagai Player of the Season klub tersebut pada musim lalu. Manolo Gonzalez, pelatih Espanyol, memberikan pujian tinggi terhadap kemampuan sang bek.
"Dia adalah bek kiri terbaik di LaLiga berdasarkan performa. Romero adalah pemain yang kita semua tahu tampil pada level sangat tinggi. Levelnya spektakuler. Sejak dia masuk lapangan melawan Sevilla, dia menjadi salah satu pemain terbaik di liga," ujar Manolo Gonzalez dikutip dari Sport Bible.
Dibandingkan Salinas, Romero memang memiliki harga yang jauh lebih mahal. Namun, investasi tersebut dinilai sepadan karena dia berpotensi langsung memberikan persaingan kepada Shaw dan memiliki pengalaman lebih matang di kompetisi level tinggi.
Terungkap! Ini Alasan Michael Olise Pilih Timnas Prancis dan Tolak Mentah-Mentah Bela Inggris
Jika Manchester United benar-benar ingin menambah kekuatan di sisi kiri pertahanan, Romero menjadi opsi yang lebih siap. Dia bukan sekadar pemain untuk menambah kedalaman skuad, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menekan posisi starter dan memberikan pilihan baru bagi Michael Carrick.










