Sidang Praperadilan Besok, Lodewyk Pusung bakal Ungkap Nama yang Terlibat Pengadaan BGN
JAKARTA, iNews.id - Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung akan menghadiri sidang praperadilan terkait keabsahan penyitaan oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) secara daring pada Kamis (20/8/2026). Ia akan mengungkap sejumlah nama yang terlibat dalam kasus pengadaan BGN.
"Jadi anda sendiri dengar pemeriksaan besok zoom dari Pusung sendiri, sudah dibuat penetapannya," kata Kuasa Hukum Lodewyk Pusung, Otto Kornelis (OC) Kaligis saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, Pusung disebut akan menyinggung sejumlah nama yang berkaitan dengan proses pengadaan di BGN. Nama-nama tersebut antara lain Dadan Hindayana selaku Pengguna Anggaran, Nyoto Suwignyo sebagai Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen Budi Utomo, Ermas Isnaeni Lukman, Dohardo Pakpahan, serta Pemberi Verifikasi Izin Dapur Sony Sanjaya.
OC Kaligis mengatakan pihak-pihak tersebut terlibat dalam sejumlah proses pengadaan di BGN. Dia menegaskan Pusung tidak terlibat dalam pengadaan barang dan jasa tersebut.
Legenda Timnas Spanyol Ditolak Masuk AS Jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Donald Trump
"Pusung sama sekali tidak terlibat maupun melibatkan diri dalam semua ini untuk pengadaan barang dan jasa. Itu saja yang akan dijelaskan besok, baik oleh Pusung maupun oleh tiga ahli dari MBG, dari Badan Gizi Nasional," ungkap OC Kaligis.
Menurutnya, keterangan tersebut menjadi bagian penting dalam permohonan praperadilan yang diajukan Pusung. Dia menilai proses hukum terhadap kliennya semestinya dinyatakan tidak sah jika keterlibatan dalam pengadaan tidak terbukti.
"Jadi kuncinya itu di sana. Nah, kalau ini memang tidak terbukti, mestinya penahanan atas dirinya tidak sah," tutur dia.
Dalam sidang praperadilan pada Rabu (19/8/2026), OC Kaligis juga menyerahkan bukti berupa laporan klarifikasi dari Inspektorat BGN. Dokumen tersebut, memuat nama-nama pihak yang terlibat dalam pengadaan motor, bangunan, sandal, hingga titik-titik dapur.
"Dia (Pusung) sudah pernah diperiksa oleh Inspektorat. Hal yang sama juga dia nyatakan. Makanya dia mau muncul di Zoom untuk klarifikasi bahwa perkara ini atas dirinya, dia adalah korban kriminalisasi," kata OC Kaligis.









