Kemensos Siapkan Santunan, Korban Luka Gempa NTT Dapat Rp5 Juta
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diberikan kepada korban luka maupun keluarga korban yang meninggal dunia.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan sebanyak 199 korban yang mengalami luka telah terdata dan masing-masing akan mendapatkan bantuan sebesar Rp5 juta.
“Masing-masing Rp5 juta, nilainya lebih dari Rp900 juta,” kata Gus Ipul saat di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).
Selain korban luka, Kemensos juga menyiapkan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia. Berdasarkan data per 18 Agustus 2026, sebanyak 70 orang meninggal akibat gempa tersebut.
“Jadi nanti santunan ahli waris kami berikan kepada 70 orang yang meninggal dunia masing-masing Rp15 juta,” ucap Gus Ipul.
Legenda Timnas Spanyol Ditolak Masuk AS Jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Donald Trump
Tak hanya bantuan uang tunai, Kemensos turut menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Sebanyak 48 ton beras telah disiapkan dengan nilai sekitar Rp600 juta.
Kemensos juga menyalurkan 7.500 paket sembako dengan nilai sekitar Rp2 miliar. Selain itu, bantuan perlengkapan pengungsian dan dukungan dapur umum juga diberikan di sejumlah lokasi.
“Ada perlengkapan pengungsian dan dapur umum di tujuh titik. Jadi ada tujuh dapur umum yang didirikan,” ujar Gus Ipul.
Berdasarkan data Kemensos per 18 Agustus 2026, sebanyak 12.153 rumah terdampak gempa. Perinciannya, 6.578 rumah rusak berat, 1.660 rumah rusak sedang, dan 3.915 rumah rusak ringan.
Gempa M7,7 tersebut juga berdampak terhadap sejumlah fasilitas publik. Tercatat 264 fasilitas pendidikan dan 83 fasilitas kesehatan terdampak, yang terdiri atas sembilan rumah sakit dan 74 puskesmas.
“Satu gudang bulog terdampak,” kata Gus Ipul.
Selain itu, terdapat 116 fasilitas umum, lima jembatan, satu pasar, 157 rumah ibadah, 171 unit kantor, tujuh fasilitas irigasi, serta 34 bangunan lainnya yang turut terdampak gempa.








