Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Kirim Pesan Tegas Jelang Super League
SURABAYA, iNews.id – Persebaya Surabaya berhasil mencatatkan hasil gemilang di masa pramusim 2026-2027 dengan meraih trofi Piala Presiden 2026. Namun, pelatih Persebaya Bernardo Tavares meminta skuadnya tidak terlena karena tantangan sebenarnya ada di Super League 2026-2027.
Persebaya mengakhiri rangkaian pramusim dengan catatan positif setelah mengalahkan Penang FC dengan skor 1-0 dalam laga uji coba internasional di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), pekan lalu. Hasil tersebut melengkapi keberhasilan Bajul Ijo meraih gelar juara Piala Presiden 2026.
Persebaya Dituntut Tetap Rendah Hati
Bernardo Tavares mengaku senang dengan pencapaian Persebaya selama pramusim. Menurut dia, keberhasilan meraih trofi menjadi hal positif bagi pemain, klub, serta suporter Bonek dan Bonita.
Meski begitu, pelatih asal Portugal tersebut menegaskan Persebaya tidak boleh berhenti sampai di titik tersebut. Dia ingin para pemain tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi resmi.
"Menurut saya, ini bagus bagi para pemain, klub, Bonek dan Bonita. Memenangkan trofi tentu bagus. Tetapi sekarang kami harus memikirkan pertandingan berikutnya dan mempersiapkan semuanya," kata Bernardo Tavares dilansir dari laman i.League, Selasa (18/8/2026).
Bernardo Tavares mengingatkan Piala Presiden merupakan bagian dari persiapan menuju kompetisi utama. Dia juga meminta pemain tetap membumi karena kondisi pramusim berbeda dengan pertandingan resmi.
"Kami harus tetap rendah hati dan tidak melupakan satu hal kami bermain di turnamen pramusim. Beberapa pemain mengalami kelelahan, begitu juga dengan tim lawan," tambahnya.
Waspada Hadapi Persib dan Persija
Bernardo Tavares menilai persaingan perebutan gelar Super League 2026/2027 tidak akan berjalan mudah. Menurut dia, sejumlah klub besar seperti Persib dan Persija juga telah melakukan persiapan serius untuk menghadapi musim baru.
Mantan pelatih PSM Makassar itu meminta Persebaya terus melakukan evaluasi dan tidak terlena dengan keberhasilan di pramusim.
"Jadi kami harus tetap rendah hati dan menganalisis semuanya. Para pemain sudah melakukan pekerjaan yang sangat baik dan menunjukkan sikap yang bagus sepanjang turnamen ini. Tetapi sekarang semuanya sudah berlalu," ujar Bernardo.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan trofi Piala Presiden 2026 akan menjadi bagian dari sejarah klub, tetapi fokus utama Persebaya kini adalah menghadapi tantangan berikutnya.
"Kami sudah mendapatkan trofi. Saya pikir trofi itu akan masuk museum. Jadi sekarang kami harus fokus pada masa sekarang dan masa depan," tutupnya.










