Upacara Kemerdekaan di MAN Surabaya Diwarnai Doa dan Donasi untuk Korban Gempa NTT
SURABAYA, iNews.id - Siswa dan guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya mengenakan pakaian adat Nusantara saat mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). Setelah upacara, mereka menggalang donasi untuk membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Upacara digelar di halaman MAN Surabaya. Pengenaan pakaian adat dari berbagai daerah menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan sekaligus upaya mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada para siswa.
Di sela upacara, siswa dan guru juga menggelar doa bersama untuk para korban bencana alam di NTT. Kegiatan tersebut dinilai menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah terdampak bencana.
"Semoga para korban diberikan kemudahan dan ketabahan untuk cepat pulih dari bencana tersebut," ucap salah satu siswa, Rangga.
Kepedulian kemudian diwujudkan melalui pengumpulan donasi dan bantuan dari siswa serta guru. Bantuan yang terkumpul nantinya disalurkan kepada korban bencana melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur.
Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan, tetapi juga menumbuhkan rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial di kalangan siswa.
"Kita memanjatkan juga doa dan rasa kemanusiaan kami untuk sudara kita di NTT mudah-mudahan diringankan, dimudahkan dan mendapat pertolongan dan hari-hari ke depan kita menghimpun dana untuk mereka," ujar Wakil Kepala MAN Surabaya, Suwar.










