6 Peristiwa di Bulan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Rasulullah SAW

6 Peristiwa di Bulan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Rasulullah SAW

Gaya Hidup | inews | Senin, 17 Agustus 2026 - 05:30
share

JAKARTA, iNews.id - Peristiwa di Bulan Rabiul Awal yang menakjubkan terjadi jelang kelahiran manusia paling mulia, Nabi Muhammad SAW. Momen itu menandakan semesta menyambut kelahiran manusia agung dengan penuh suka cita. 

Dalam kalender Hijriah, Rabiul awal merupakan bulan ketiga setelah Muharram dan Safar.

Tahun ini, 1 Rabiul Awal 1448 H jatuh pada hari Jumat (14/8/2026). Rabiul awal artnya musim semi. Dinamakan demikian karena mereka menetap di rumahnya masing-masing. Al-irtiba' artinya tinggal di keramaian daerah tempat tinggal.

Dilansir dari laman mui, kata rabi’ dalam bahasa Arab cukup rumit. Kata ini, digunakan untuk penamaan musim dan bulan. Adapun rabi’ dalam konteks musim, dapat berarti musim semi atau musim gugur. 

Sebagian masyarakat Arab menyebut musim semi sebagai rabi’, sebagian lain menyebut rabi’ adalah musim gugur. Sementara rabi’ dalam konteks bulan, adalah dua bulan berturut-turut setelah bulan Safar. Yaitu Rabiul Awal dan Akhir. Dinamai seperti itu sebab dua bulan tersebut terjadi antara musim semi sampai musim gugur.

Bulan Rabiul awal identik dengan perayaan Maulid Nabi SAW. Perayaan itu sudah ada dan telah lama dilakukan oleh umat Islam. Benihnya sudah ditanam sendiri oleh Rasulullah SAW berdasarkan hadits berikut.

Diriwayatkan dari Abi Qatadah bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

 عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الِاثْنَيْنِ فَقَالَ فِيهِ وُلِدْتُ وَفِيهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ

Dari Abu Qatadah Al Anshari radliallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, maka beliau pun menjawab: "Di hari itulah saya dilahirkan, dan pada hari itu pula, wahyu diturunkan atasku." (HR. Muslim) [No. 1162 Syarh Shahih Muslim] Shahih. 

6 Peristiwa di Bulan Rabiul Awal

1. Kelahiran Nabi Muhammad SAW 

Peristiwa di Bulan Rabiul Awal pertama paling luar biasa adalah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW lahir pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah atau bertepatan 20 April 571 Masehi. 

Kelahiran Nabi Muhammad SAW dipenuhi dengan kejadian yang menakjubkan.

Di bulan ini cukup menarik, bulan rabi’ dianggap bulan di mana tumbuh bunga-bunga dan turunnya hujan di padang pasir.

Dengan demiikian, lahirnya Nabi Muhammad SAW ibarat sebuah isyarat bahwa akan ada sosok penyubur, penyembuh dahaga di tengah gersangnya peradaban masyarakat jahiliyyah kala itu.

Dengan demiikian, lahirnya Nabi Muhammad SAW ibarat sebuah isyarat bahwa akan ada sosok penyubur, penyembuh dahaga di tengah gersangnya peradaban masyarakat jahiliyyah kala itu.

2. Api Sesembahan Kaum Majusi Padam

Peristiwa di Bulan Rabiul Awal berikutnya yakni kejadian padamnya api-api sesembahan Kaum Majusi di Persia. Api yang sebelumnya terus menyala mendadak padam setelah selama ribuan tahun tak pernah padam.

3. Pasukan Gajah Raja Abrahah Dihancurkan Burung Ababil

Peristiwa di Bulan Rabiul Awal selanjutnya yakni hancurnya pasukan Gajah pimpinan Raja Abrahah yang akan menyerang Kakbah luluh lantak sebelum mencapai bangunan suci itu. 

Atas izin Allah, ribuan burung Ababil dari surga datang menyerang dan melempari pasukan abrahah dengan batu membara dari neraka. Peristiwa itu kemudian diabadikan Alquran dalam Surat Al Fiil atau Pasukan Gajah.

4. Tiang-tiang Istana Raja Qisra Romawi Roboh

Peristiwa di Bulan Muharram berikutnya yakni, robohnya tiang-tiang istana Raja Qisra Romawi. Peristiwa itu terjadi jelang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Selain itu, berhala-hala di pelataran Kakbah retak.  

5. Masjid Pertama Dibangun

Peristiwa di Bulan Rabiul Awal selanjutnya yakni Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun umat Muslim. Kejadian besar terakhir di bulan ini adalah wafatnya Rasulullah SAW. (Ilham Fikri, ed: Nashih).

6. Nabi Muhammad SAW Wafat

Peristiwa di Bulan Rabiul Awal berikutnya selain sebagai bulan lahirnya Nabi AW, juga menjadi bulan sedih karena di bulan tersebut Rasulullah SAW wafat. Dalam sirah nabawi, Rasulullah SAW wafat pada tanggal 8 Juni 632 Masehi bertepatan 12 Rabiul Awal 11 Hijriah. 

Rasulullah SAW wafat pada usia 63 tahun di Madinah. Isyarat akan wafatnya Nabi Muhammad SAW itu sebagaimana disebutkan dalam Al Quran dan hadits memiliki hikmah yakni agar menyiapkan mental para sahabat sekaligus alih generasi dari masa kenabian ke masa tanpa

Amalan Bulan Rabiul Awal

1. Perbanyak Sholawat

Amalan Bulan Rabiul Awal yang merupakan momen kelahiran Nabi Saw pertama dianjurkan banyak membaca sholawat.

2. Mengkaji Kisah Kelahiran Nabi Muhammad

Amalan Bulan Rabiul Awal lainnya yakni mengkaji kisah atau sirah kelahiran Nabi Muhammad SAW melalui pembacaan syair-syair yang tertulis dalam kitab-kitab Maulid seperti al-Barzanji, Simtu ad-Duror, ad-Diba’, Maulid Syaraf al-Anam, dan semisalnya. 

3. Bersedekah

Amalan Bulan Rabiul Awal selanjutnya yakni banyak bersedekah. Lazim di masyarakat Muslim Jawa di Bulan Rabiul awal ini dengan memberikan sedekah makanan di tanggal 12 Rabiul Awal sebagai bentuk syukur dan kegembiraan merayakan Maulid Nabi SAW.

Sedekah sebagai bentuk kegembiraan atas kelahiran Nabi SAW juga dilakukan Abu Lahab, paman Nabi SAW yang paling getol memusuhi Rasulullah SAW. 

Saking gembiranya menyambut kelahiran Sang Nabi, Abu Jahal memerdekakan budaknya bernama Tsuwaibah. Atas amaliyahnya itu, Abu Jahal diringankan siksanya setiap hari Senin. 

Demikian ulasan peristiwa di Bulan Rabiul Awal 2026 lengkap dengan amalan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Topik Menarik