Ranking FIFA Bangladesh, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
JAKARTA, iNews.id - Bangladesh yang menempati peringkat 181 FIFA dipastikan menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026 dan akan menjadi salah satu lawan Timnas Indonesia di Grup A.
Keputusan Bangladesh menerima undangan turnamen membuat komposisi Grup A berubah setelah India memilih mundur. India tidak bisa mengikuti ajang tersebut karena memiliki agenda pertandingan uji coba menghadapi Brasil.
Bangladesh datang dengan status sebagai salah satu tim berperingkat rendah dalam turnamen. Posisi 181 FIFA menjadi sorotan karena mereka akan berhadapan dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura yang juga menghuni Grup A.
Posisi Bangladesh di peringkat 181 FIFA juga menjadi gambaran tantangan yang akan dihadapi Indonesia. Tim asal Asia Selatan itu memiliki kesempatan menguji diri dengan menghadapi lawan-lawan yang secara level persaingan internasional lebih tinggi.
Keputusan Bangladesh mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 diambil oleh Komite Tim Nasional (NTC) Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF). Mereka sebelumnya harus menentukan pilihan antara menerima undangan bermain di Indonesia atau menggelar turnamen empat negara di Dhaka.
“Pada hari Jumat menyetujui untuk menerima undangan untuk berpartisipasi dalam Piala ASEAN FIFA di Indonesia,” tulis The Daily Star.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026. Indonesia dan Hong Kong ditunjuk sebagai tuan rumah untuk turnamen yang mempertemukan sejumlah tim Asia dalam rangkaian pertandingan internasional.
Ranking FIFA Bangladesh Jadi Sorotan
Bangladesh memiliki alasan kuat menerima undangan tersebut. NTC BFF melihat pertandingan melawan tim dengan kualitas lebih tinggi sebagai bagian dari persiapan menuju Kejuaraan di Asia Selatan (SAFF).
Anggota NTC sekaligus anggota komite eksekutif BFF, Sayed Hasan Kanon, mengungkapkan pembahasan terkait pilihan yang dihadapi federasi Bangladesh.
“Presiden BFF dan ketua NTC Tabith Awal meminta pendapat anggota NTC mengenai apakah akan berpartisipasi dalam Piala ASEAN FIFA atau menjadi tuan rumah turnamen empat negara di Dhaka,” kata Sayed Hasan Kanon.
Setelah melalui pembahasan, NTC BFF akhirnya memilih tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Faktor kualitas lawan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.
“Kami sepakat untuk berpartisipasi dalam Piala ASEAN FIFA sebagai bagian dari persiapan tim Bangladesh untuk Kejuaraan SAFF mendatang, karena Bangladesh akan menghadapi lawan yang lebih kuat,” tambah Kanon.
Bangladesh juga mendapatkan keuntungan dari sisi pembiayaan. Penyelenggara akan menyediakan akomodasi dan tiket pesawat, sedangkan Bangladesh memperoleh uang partisipasi dari keikutsertaan dalam turnamen.
“Selain itu, Bangladesh akan menerima uang partisipasi sementara tuan rumah akan menyediakan akomodasi dan tiket pesawat, jadi ini adalah pilihan yang baik bagi kami daripada menyelenggarakan turnamen empat negara di Dhaka,” katanya.
Dengan ranking FIFA 181, Bangladesh kini memiliki kesempatan menghadapi lawan yang lebih kuat sekaligus menambah pengalaman internasional. Pelatih dan federasi mereka berharap pertandingan di turnamen ini dapat membantu persiapan menuju Kejuaraan SAFF.










