Gempa M7,7 Guncang NTT, Pramono Perintahkan Jajaran DKI Kirim Bantuan untuk Korban

Gempa M7,7 Guncang NTT, Pramono Perintahkan Jajaran DKI Kirim Bantuan untuk Korban

Terkini | inews | Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:42
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan bantuan kepada korban gempa M7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan akan disalurkan kepada para korban.

Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak setelah mendapatkan kabar mengenai gempa yang melanda wilayah NTT.

“Kemarin kami langsung melakukan koordinasi, dan selalu Pemerintah DKI Jakarta pasti akan berkontribusi memberikan bantuan untuk meringankan saudara-saudara kita yang terkena dampak dari gempa,” kata Pramono di Taman Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, Pemprov DKI masih mempelajari kebutuhan masyarakat terdampak serta bentuk bantuan yang dapat diberikan. Hal tersebut dilakukan agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Nanti untuk yang di NTT, di Maumere dan sebagainya, kami sedang mempelajari mana-mana yang kemudian Pemerintah DKI Jakarta bisa ikut andil untuk memberikan bantuan,” ucapnya.

Kendati demikian, Pramono belum mengungkapkan jumlah maupun jenis bantuan yang akan diberikan. Dia juga belum memastikan waktu pengiriman bantuan ke wilayah terdampak gempa.

Pramono menegaskan, rencana pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk membantu masyarakat di daerah yang terkena bencana, khususnya korban gempa bumi.

Dia mencontohkan bantuan yang sebelumnya diberikan Pemprov DKI kepada daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Bantuan tersebut disalurkan melalui pemerintah kota maupun kabupaten terkait.

“Kemarin waktu di Aceh, di Sumatera Barat, dan juga Sumatera Utara kami secara khusus memberikan bantuan kepada beberapa kota kabupaten secara langsung,” tutur Pramono.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

Sebanyak 47 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut. Update ini berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu (15/8/2026) per pukul 18.48 WIB.

"Total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang dan Ende 1 orang," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulisnya.

Berton melaporkan, total rumah rusak berat mencapai 157 unit, rusak sedang 41 unit dan rusak ringan 148 unit.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas pendidikan 87 unit, kesehatan 18 unit, tempat ibadah 5 unit, kantor 6 unit dan sejumlah fasilitas umum lain. 

“Merespons gempa di NTT, BNPB mengirimkan bantuan pangan dan non-pangan ke wilayah bencana. Sejumlah bantuan dikerahkan melalui gudang logistik yang berada di Kabupaten Flores Timur, NTT,” ujarnya.

Topik Menarik