Bos Aprilia Bongkar Rahasia Dominasi Silverstone, Ducati Tak Berkutik

Bos Aprilia Bongkar Rahasia Dominasi Silverstone, Ducati Tak Berkutik

Olahraga | inews | Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:00
share

SILVERSTONE, iNews.id - Aprilia Racing mengungkap keunggulan aerodinamika menjadi faktor utama di balik dominasi RS-GP pada MotoGP Inggris di Silverstone. CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menilai karakter tikungan cepat di sirkuit tersebut sangat cocok dengan kemampuan motor Aprilia.

Silverstone menjadi panggung bersejarah bagi Aprilia. Untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di MotoGP, Aprilia mampu menempatkan tiga pembalap teratas dalam kualifikasi, Sprint, dan balapan utama.

Dominasi tersebut memperlihatkan konsistensi RS-GP sepanjang akhir pekan. Motor Aprilia mampu tampil kompetitif dalam berbagai sesi, terutama ketika pembalap menghadapi tikungan dengan kecepatan tinggi.

Rivola menjelaskan karakter Silverstone menjadi salah satu alasan utama performa Aprilia meningkat tajam. Dia menunjuk sektor aerodinamika sebagai aspek yang memberikan keuntungan ketika motor melaju cepat di tikungan.

"Terutama saat menikung dengan kecepatan tinggi, saya pikir kami memiliki keunggulan dari sisi aerodinamika dan semakin cepat tikungannya, semakin besar pula aero bekerja," ujar Rivola dikutip dari Crash.

Performa tersebut juga terlihat jelas melalui perbandingan video yang ditampilkan TNT Sports. Karakter motor Aprilia di tikungan cepat menjadi salah satu pembeda utama dibandingkan motor para rivalnya.

Aprilia Mulai Kuasai Persaingan

Rivola tetap menilai setiap sirkuit memiliki karakter berbeda. Menurut dia, ada trek yang lebih cocok untuk Aprilia, sementara sirkuit lainnya dapat memberikan keuntungan lebih besar bagi Ducati atau pembalap tertentu.

"Saya pikir ada trek yang lebih cocok dengan motor kami dan trek yang lebih cocok untuk Ducati, atau lebih cocok untuk beberapa pembalap," kata Rivola.

"Saya pikir kami sangat mirip."

Meski demikian, Rivola memberikan apresiasi besar kepada seluruh tim teknis Aprilia. Dia menyebut Fabiano Sterlacchini selaku direktur teknis dan seluruh kru di Noale layak mendapatkan penghargaan atas perkembangan RS-GP.

"Namun untuk berada di level tersebut, saya pikir Fabiano [Sterlacchini, direktur teknis] dan semua orang di Noale layak mendapatkan penghargaan besar."

Rivola menilai kerja sama menjadi salah satu faktor penting di balik perkembangan Aprilia. Kepercayaan internal tim disebut mampu mendorong Aprilia bersaing di level tertinggi MotoGP.

"Yang membuat perbedaan adalah bekerja bersama dan percaya bahwa kami bisa melakukannya," lanjut Rivola.

Dampak performa Aprilia juga terlihat dalam klasemen sementara MotoGP. Tiga pembalap Aprilia kini menempati tiga posisi teratas klasemen kejuaraan dunia, yakni Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura.

Martin menjadi pemimpin klasemen sebagai pembalap tim pabrikan Aprilia. Dia unggul atas rekan setimnya, Marco Bezzecchi, serta pembalap Trackhouse, Ai Ogura.

Juara bertahan Marc Marquez menjadi pembalap Ducati dengan posisi terbaik di peringkat keempat. Dia tertinggal 40 poin dari Martin yang berhasil memenangi Sprint Silverstone sebelum finis sebagai runner-up dalam Grand Prix yang dimenangi Raul Fernandez.

Bukan hanya klasemen pembalap yang dikuasai Aprilia. Pabrikan asal Italia tersebut juga memimpin klasemen konstruktor dan klasemen tim.

Dominasi di Silverstone pun menjadi sinyal kuat dari kemampuan RS-GP bersaing di berbagai aspek. Jika performa tersebut dapat dipertahankan di sirkuit dengan karakter berbeda, Aprilia berpeluang semakin memperkuat posisinya dalam perebutan gelar MotoGP.

Topik Menarik