Ngeri! Siswa SMK di Takalar Ditebas Teman Saat Masuk Ruang Kelas

Ngeri! Siswa SMK di Takalar Ditebas Teman Saat Masuk Ruang Kelas

Nasional | inews | Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:27
share

TAKALAR, iNews.id - Seorang siswa SMK Negeri 5 Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, berinisial SA (15) terluka parah di lengan setelah ditebas teman sekelasnya menggunakan senjata tajam. Peristiwa tersebut terjadi saat proses belajar mengajar baru akan dimulai pada Selasa (11/8/2026) pagi.

Peristiwa tersebut sontak membuat suasana di dalam ruang kelas dan lingkungan sekolah geger.Korban langsung dilarikan ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar, untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban baru masuk ke ruang kelas untuk mengikuti pelajaran ketika terduga pelaku berinisial RT tiba-tiba datang sambil mengacungkan senjata tajam. Senjata tersebut kemudian mengenai lengan tangan korban.

Pihak sekolah menyebut aksi penganiayaan tersebut diduga berkaitan dengan peristiwa sebelumnya. RT diduga menjadi korban pengeroyokan oleh tiga teman kelasnya di sekitar lingkungan sekolah.

"Tanpa disangka dan diduga oleh kami pada pukul 07.15 Wita di mana proses pembelajaran akan dimulai tiba-tiba terjadi insiden di mana NSF ditebas lengannya oleh RP. Motif sementara yang kami dalami adalah dendam dari kejadian satu hari sebelumnya," ujar Kepala SMK Negeri 5 Takalar, Syarifuddin, Kamis (13/8/2026).

Sementara itu, tante korban, Sabria mengatakan, SA ditebas oleh teman sekelasnya saat proses belajar mengajar baru dimulai. "Di dalam sekolah (kejadiannya). Sudah ditangkap (pelakunya)," kata Sabria.

Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Takalar masih menyelidiki motif dan penyebab terjadinya pembacokan di ruang kelas tersebut.

Kasus pembacokan siswa di ruang kelas SMK Negeri 5 Takalar kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Takalar. Keluarga korban berharap RT segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Motifnya kami masih mendalami. Untuk saat ini korban masih dirawat di rumah sakit," ucap Kanit PPA Satreskrim Polres Takalar, Ipda Saiful Madjid.

Topik Menarik