Bos Gendut, Gembong Narkoba Kampung Bahari Ditangkap BNN di Salon Kecantikan

Bos Gendut, Gembong Narkoba Kampung Bahari Ditangkap BNN di Salon Kecantikan

Terkini | inews | Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:55
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap gembong narkoba Kampung Bahari berinisial MR alias bos gendut pada Rabu (12/8/2026) malam. Ia ditangkap di sebuah salon kecantikan kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hardy Siahaan menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah petugas membuntuti bos gendut saat keluar dari Kampung Bahari menuju Mangga Besar.

"Yang bersangkutan kita berhasil tangkap di salah satu salon kecantikan, kemudian yang bersangkutan bersama dengan seseorang yang sudah kita amankan di BNN," kata Roy kepada wartawan, Kamis (13/8/2026).

"Salah satu dari gembong narkoba tersebut, yang merupakan buronan terkait dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR atau bos gendut, merupakan gembong narkoba atau bos narkoba yang bercokol di Kampung Bahari," tambahnya.

Menurut Roy, bos gendut terlibat dalam kasus kepemilikan sabu seberat 98 kilogram, senjata api, sejumlah emas batangan dan sebagainya.

"Dari hasil pengembangan terhadap yang bersangkutan, terhadap bos gendut atau MR tersebut, kita sudah bisa mengembangkan TPPU-nya, yang sudah berhasil kita sita. Ada uang cash sebesar Rp1,277 miliar, kemudian dikembangkan dalam beberapa aset yang sudah kita hitung kurang lebih sebesar Rp39,950 miliar," paparnya.

Dalam pemeriksaan, bos gendut mengaku ada beberapa orang yang terlibat dalam jaringannya. Berdasarkan informasi tersebut, BNN bersama Polda Metro Jaya melakukan operasi penggerebekan di Kampung Bahari pada Kamis (13/8/2026) pagi.

Roy menyebut petugas menyita sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti itu berupa narkotika jenis ganja atau gorilla, uang, senjata api, samurai, beberapa peluru, handphone hingga mobil.

Operasi di Kampung Bahari juga mendapat perlawanan dari sejumlah loyalis bos gendut.

"Ada perlawanan dari beberapa loyalis dari MR. Termasuk orang-orang yang bercokol di Kampung Bahari. Sehingga ada salah satu dari anggota kami, anggota Polri, yang terluka di bagian bawah mata," tutur dia.

Topik Menarik