Aksi Joget di Sidang Tahunan 2025 Jadi Sorotan, Puan Janji Tahun Ini Anggota DPR Jaga Sikap
JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR Puan Maharani menanggapi sorotan publik atas aksi joget-joget sejumlah anggota dewan pada Sidang Tahunan MPR tahun 2025 lalu. Dia memastikan, Sidang Tahunan kali ini akan dilakukan dengan lebih khidmat dan para anggota DPR menjaga sikap.
Puan menjelaskan, aksi spontan yang terjadi tahun lalu merupakan bentuk ekspresi kegembiraan dalam menyambut hari Kemerdekaan Indonesia. Dia menekankan, aksi tersebut tidak dilakukan saat pidato kepala negara sedang berlangsung.
"Waktu itu kan sebenarnya itu secara spontan itu kita karena memang merasa gembira. Nah dalam pelaksanaan waktu mendengarkan pidato Bapak Presiden dan kemudian pidato RAPBN sebenarnya semuanya juga mendengarkan dengan khidmat," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026)
Menurut Puan, momen tersebut terjadi saat penyampaian pidato resmi telah selesai dan beralih ke sesi hiburan atau lagu. Dia menegaskan tidak ada niat dari para anggota dewan untuk tidak menghormati kesakralan acara kenegaraan tersebut.
"Hanya saat kemudian mendengarkan lagu di saat penyampaian pidatonya sudah selesai, ya itu karena spontan. Jadi tidak ada hal yang kemudian membuat kami sepertinya tidak menghargai, tidak menghormati dalam acara yang harusnya dilakukan secara khidmat atau resmi, karena memang acara resminya sudah selesai," ujarnya.
Meski begitu, Puan berkomitmen pada Sidang Tahunan kali ini seluruh anggota dewan dapat menjaga sikap dan lebih mawas diri dalam mengikuti prosesi acara dari awal hingga akhir.
"Jadi insya Allah nanti pada hari H kami semua akan tentu saja akan lebih introspeksi, lebih khidmat, akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut," katanya.
Puan menilai ekspresi kegembiraan tetap diperbolehkan selama dalam batas wajar, mengingat Sidang Tahunan juga merupakan rangkaian perayaan kemerdekaan bangsa.
"Ya tentu saja ada saat bagaimana mengekspresikan diri, bahwa ini adalah hari kemerdekaan, ya tentu saja boleh dong kalau kemudian kami juga merasa gembira bahwa Indonesia alhamdulillah sudah merdeka 81 tahun," ujarnya.










