Eks Jampidsus Febrie Berduka Sutrimo Meninggal, Serahkan Proses Hukum ke Polisi
JAKARTA, iNews.id - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung (Kejagung) Febrie Adriansyah menyampaikan dukacita atas meninggalnya Sutrimo, sosok yang disebut-sebut sebagai kepala rumah tangganya. Febrie menyebut Sutrimo telah lama mengidap diabetes.
Hal itu disampaikan Febrie melalui kuasa hukumnya, Febri Diansyah, Rabu (12/8/2026).
"Kami mendapat pesan dari Pak FA dan keluarga bahwa keluarga diliputi kesedihan dan dukacita mendalam begitu mengetahui kabar meninggal dunianya Pak Trimo (Sutrimo) beberapa hari yang lalu," kata Febri lewat keterangan tertulis.
Menurut Febri, keluarga Febrie mengetahui Sutrimo telah memiliki penyakit sejak lama. Namun, dia tidak menjelaskan secara terrinci kondisi kesehatan yang dialami Sutrimo.
"Info dari keluarga, almarhum sakit diabetes sejak lama," tutur Febri.
Febrie dan keluarga juga menghormati proses penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya terkait kematian Sutrimo. Mereka juga menyerahkan proses hukum ke polisi sekaligus berharap dapat mengungkap fakta mengenai peristiwa yang terjadi sehingga tidak menimbulkan spekulasi.
"Pak FA dan keluarga menghormati penyidikan yang sedang dilakukan Polda. Keluarga berharap dengan proses hukum tersebut fakta mengenai peristiwa ini menjadi lebih terang sehingga tidak terjadi spekulasi atau asumsi yang bukan-bukan," ujar Febri.
Sementara itu, kuasa hukum Febrie lainnya, Firman Wijaya meluruskan informasi mengenai posisi Sutrimo yang selama ini disebut sebagai kepala rumah tangga atau karumga Febrie.
Firman mengatakan, Sutrimo sebenarnya lebih banyak bertugas menjaga rumah kosong dan tinggal di lokasi tersebut. Sutrimo juga disebut tidak selalu bekerja bersama Febrie karena kerap pulang kampung atau mengambil pekerjaan lain.
"Jadi posisi almarhum bukan sebagai karumga seperti yang banyak disampaikan, namun lebih ke menjaga rumah yang kosong dan tinggal di sana," kata Firman.
Dia menambahkan, pihak keluarga Febrie meminta agar kematian Sutrimo tidak dikaitkan secara dini dengan perkara hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung (Kejagung).
Motor Terbakar usai Hindari Mobil Rem Mendadak di Pasar Minggu Jaksel, Pengemudi Luka-Luka
Menurut dia, Sutrimo diketahui telah lama mengalami sakit dan menjalani pengobatan. Karena itu, pihak keluarga meminta publik menunggu hasil pemeriksaan aparat kepolisian.
“Sepengetahuan pihak keluarga, almarhum sudah sakit sejak lama. Saat berobat pernah disebut sakit selama bertahun-tahun,” ujar Firman.
"Keluarga berharap persitiwa almarhum ini tidak dihubungkan atau dikaitkan secara dini dengan perkara yang sedang dijalani Pak FA di Kejaksaan. Jadi, sama-sama kita tunggu proses yang dilakukan Polri terlebih dahulu," tandasnya.










