Unai Emery Kirim Ancaman untuk PSG, Sebut Aston Villa OTW Jadi Raksasa

Unai Emery Kirim Ancaman untuk PSG, Sebut Aston Villa OTW Jadi Raksasa

Olahraga | inews | Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:00
share

BIRMINGHAM, iNews.id - Unai Emery mengirim peringatan kepada klub-klub elite Eropa jelang Aston Villa menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada Piala Super Eropa, Kamis (13/8/2026). Dia menegaskan ambisi klub untuk kembali menjadi salah satu raksasa sepak bola Benua Biru.

Aston Villa akan menghadapi PSG dengan modal trofi Liga Europa yang mereka raih pada akhir Mei. Jika mampu mengalahkan juara Eropa tersebut, Villa berpeluang mengangkat trofi kedua hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Pertandingan melawan PSG sekaligus menjadi ujian besar bagi proyek Emery. Aston Villa memang mengalami perubahan cukup signifikan sepanjang musim panas, tetapi sang pelatih tidak melihat kondisi tersebut sebagai alasan untuk menurunkan target.

Sejumlah pemain penting seperti Morgan Rogers, Youri Tielemans dan Lucas Digne telah dilepas dengan nilai gabungan sekitar 150 juta pounds atau sekitar Rp3,09 triliun. Langkah tersebut dilakukan klub sebagai bagian dari upaya memenuhi aturan finansial UEFA.

Meski kehilangan beberapa nama penting, Emery tetap percaya diri. Dia menilai Aston Villa sudah berada di jalur yang tepat untuk bersaing dengan klub-klub terbesar Inggris dan Eropa.

"Jika kami membandingkan diri dengan klub lain seperti Man City, Chelsea, Manchester United, Arsenal dan Liverpool, kami bersaing dengan mereka. Kami belum memiliki kekuatan mereka... tetapi suatu saat nanti," ujar Emery dikutip dari Daily Mail.

Pernyataan tersebut memperlihatkan ambisi Aston Villa untuk meningkatkan status klub secara bertahap. Emery menilai perkembangan finansial, prestasi di lapangan, serta pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari proses menuju level yang lebih tinggi.

Emery Tak Mau Aston Villa Berhenti Berkembang

Emery menyoroti rencana Aston Villa memperluas Villa Park hingga mampu menampung 50.000 penonton. Menurut dia, pengembangan stadion menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan klub menuju level berikutnya.

"Upaya yang dilakukan klub sangat besar. Kami berusaha memperluas Villa Park hingga 50.000 pendukung. Ini merupakan satu langkah ke depan," kata Emery.

Pelatih asal Spanyol itu juga menjelaskan cara Villa meningkatkan anggaran klub. Selain mengandalkan hasil pertandingan, mereka juga harus menjual sejumlah pemain serta menjaga konsistensi performa.

"Kami meningkatkan anggaran melalui hasil di lapangan, terkadang menjual beberapa pemain, tampil konsisten, mengharapkan level tinggi dan kurang lebih mempertahankannya. Setiap tahun klub terus berkembang," ujarnya.

Aston Villa memang belum bisa menyamai kekuatan finansial klub-klub elite yang disebut Emery. Namun, sang pelatih melihat perkembangan klub dalam beberapa tahun terakhir sebagai bukti mereka terus bergerak maju.

Villa juga menghadapi PSG dengan beberapa pemain penting yang belum tersedia. Ezri Konsa, Ollie Watkins dan kiper Argentina, Emi Martinez, masih absen setelah mendapatkan waktu istirahat selama empat pekan usai Piala Dunia.

Ketiganya diperkirakan baru kembali berlatih pada pekan depan. Kondisi tersebut membuat Aston Villa harus menghadapi PSG dengan sejumlah pemain utama yang belum kembali ke skuad.

Pertandingan melawan PSG akhirnya menjadi kesempatan bagi Aston Villa untuk mengukur sejauh mana perkembangan mereka. Setelah mengangkat trofi Liga Europa, Villa kini berusaha menambah koleksi gelar sekaligus menunjukkan kepada klub-klub elite Eropa jika ambisi mereka bukan sekadar wacana.

Topik Menarik