Persib Kembali Disanksi FIFA, I.League Ungkap Peluang Maung Bandung Bebas dari Hukuman

Persib Kembali Disanksi FIFA, I.League Ungkap Peluang Maung Bandung Bebas dari Hukuman

Olahraga | inews | Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:36
share

JAKARTA, iNews.id – Persib Bandung kembali terkena sanksi FIFA Registration Ban yang membuat klub tidak bisa mendaftarkan pemain baru. Tetapi I.League meyakini masalah tersebut dapat segera diselesaikan. Presiden Direktur I.League Ferry Paulus menyebut hukuman itu masih bisa dicabut jika Persib menyelesaikan sengketa yang menjadi penyebab sanksi.

Persib masuk daftar klub yang mendapatkan hukuman larangan registrasi pemain baru dari FIFA selama tiga periode transfer. Sanksi tersebut berkaitan dengan persoalan lama bersama mantan pelatih Robert Rene Alberts pada 2022.

Meski masuk daftar FIFA Registration Ban, belum dijelaskan secara detail mengenai sengketa antara Persib dan Robert Rene Alberts. Namun, manajemen klub memastikan persoalan tersebut sedang menjadi perhatian utama untuk segera diselesaikan.

Ferry Paulus mengatakan, I.League sudah menerima informasi mengenai sanksi tersebut dari PSSI. Setelah itu, pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan manajemen Persib Bandung untuk mengetahui langkah penyelesaian yang akan dilakukan.

“Kami baru mendapatkan informasi dari PSSI kemarin. Kemudian PSSI sudah melayangkan komunikasi kepada kami dan kami menanyakan langsung kepada Persib,” kata Ferry Paulus kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Kantor I.League, Selasa (11/8/2026).

Ferry menjelaskan, sanksi FIFA tidak bersifat permanen. Menurut dia, klub yang terkena larangan registrasi masih dapat kembali melakukan pendaftaran pemain setelah menyelesaikan kewajiban sesuai keputusan FIFA.

“Kalau membicarakan surat tersebut, setelah dilakukan penyelesaian, proses pendaftaran kembali bisa dilakukan. FIFA juga menggarisbawahi setiap sanksi banned yang diberikan selalu dapat dicabut atau dihapus apabila sudah ada proses penyelesaian atau pembayaran,” sambungnya.


Ferry Yakin Persib Segera Selesaikan Masalah

Ferry menilai persoalan yang kembali menimpa Persib tidak akan berlangsung lama. Dia melihat kasus tersebut sudah terjadi cukup lama dan kemungkinan dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Kalau saya melihat, mungkin kasus ini sudah cukup lama dan kasusnya sebenarnya tidak terlalu besar. Dalam waktu dekat ini pasti akan selesai,” tutur Ferry.

Sementara itu, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memastikan tetap menghormati keputusan FIFA dan regulator sepak bola. Manajemen Persib menegaskan penyelesaian perkara tersebut menjadi salah satu prioritas klub.

"Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya," tulis keterangan manajemen Persib.

Manajemen Persib juga meminta Bobotoh tidak khawatir karena persiapan menghadapi musim kompetisi 2026-2027 tetap berjalan. Klub memastikan proses registrasi pemain baru kepada operator kompetisi dan federasi tetap dilakukan sesuai aturan.

"Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026-2027 tetap berjalan. Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan," jelas keterangan manajemen Persib.

Sanksi FIFA Registration Ban bukan kali pertama dialami Persib. Sebelumnya, Maung Bandung juga sempat terkena hukuman serupa pada 29 Mei 2026 setelah menjuarai Super League 2025-2026.

Saat itu, Persib terkena sanksi akibat sengketa administrasi dengan mantan pemain Daisuke Sato yang terjadi pada 2023. Namun, manajemen Persib berhasil menyelesaikan persoalan tersebut hingga hukuman FIFA dicabut pada 23 Juli 2026.

Topik Menarik