Polisi soal Temuan 995 Benda Mirip Senjata di Sekolah Jaksel: Bukan Senpi
JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya memastikan 995 benda berbentuk senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, bukan senjata api (senpi). Polisi kini masih menyelidiki kepemilikan benda-benda tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan penjelasan tersebut perlu disampaikan agar temuan ratusan benda berbentuk senjata itu tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Kami harus luruskan supaya ini juga tidak menjadi satu kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, bahwa 995 benda berbentuk senjata tersebut kami pastikan itu bahwa itu bukan senjata api,” kata Iman Imanuddin kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Benda-benda tersebut ditemukan di ruang kerja eks Ketua Yayasan, Indra Wargadalem (IWD). Polisi masih mendalami asal-usul serta kepemilikan barang yang ditemukan di lokasi tersebut.
“Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan dari barang-barang tersebut,” sambungnya.
Sebelumnya, polisi menyebut ratusan benda berbentuk senjata itu berkaitan dengan pria berinisial DS. Dia diketahui merupakan direktur PT Lokta Karya Perbakin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan perusahaan tersebut berkaitan dengan kegiatan impor senjata angin dan airsoft gun.
“Jadi kalau dilihat penelusuran dari identitas ini yang bersangkutan merupakan direktur ya, terhadap suatu perusahaan PT LKP. LKP ini terkait tentang impor senjata angin ataupun senjata airsoft gun,” kata Budi Hermanto dikutip Sabtu (8/8/2026).
Budi belum mengungkap identitas lengkap DS. Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak, polisi menemukan informasi mengenai status DS.
"Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak menemukan bahwa Saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020. Sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut," ujarnya.










