Menko Polkam Pastikan Situasi Dalam Negeri Aman Terkendali

Menko Polkam Pastikan Situasi Dalam Negeri Aman Terkendali

Terkini | inews | Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:40
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan situasi keamanan di Indonesia tetap terkendali. Tidak hanya itu, dia juga menegaskan video yang memperlihatkan aksi unjuk rasa besar dan beredar di media sosial merupakan hoaks.

Pernyataan ini disampaikan Djamari usai menggelar rapat bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) Herindra.

“Situasi di dalam negeri sangat-sangat mantap, dan perkembangan situasi terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua,” ucap Djamari dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Djamari menambahkan, saat ini banyak informasi hoaks di media sosial yang menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Dia meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh.

"Saya ingin pada kesempatan ini kami bersepakat untuk menyampaikan kepada masyarakat supaya tidak terganggu dengan masalah itu, kami menanganinya semuanya," tuturnya.

Dia menegaskan, video yang menarasikan adanya aksi unjuk rasa besar saat ini tidak benar. Dia menduga video tersebut merupakan dokumentasi aksi pada masa lalu.

"Video itu saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia, di tanah air kita, ada hoaks-hoaks yang seperti itu. Mungkin itu dari masa lalu. Pada saat sekarang ini, tidak ada," kata dia.

Djamari memastikan, pemerintah bersama TNI dan Polri terus bekerja menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Karena itu, aparat akan menelusuri akun yang menyebarkan video hoaks tersebut dan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan unsur pidana.

"Akunnya akun siapa ini? ada akunnya, kami akan temukan itu. Makanya tadi saya katakan, kalau misalnya terjadi bahwa itu ada indikasi dan bisa memenuhi ketentuan melanggar tindak pidana kami akan lakukan itu. Kami akan melakukan tindakan sangat tegas," ucapnya.

Topik Menarik