Kata-Kata Erick Thohir usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam, Soroti Satu Hal Ini

Kata-Kata Erick Thohir usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam, Soroti Satu Hal Ini

Olahraga | inews | Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:25
share

BOGOR, iNews.id – Erick Thohir memberikan pernyataannya usai Timnas Indonesia dibantai Vietnam 0-3 pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026) malam. Dia menyoroti proses adaptasi permainan Garuda di bawah Pelatih John Herdman.

Ketua Umum PSSI itu tidak menutup mata terhadap buruknya hasil pertandingan Namun, Erick tidak ingin satu kekalahan langsung meruntuhkan kepercayaan terhadap tim dan pelatih.

Timnas Indonesia kebobolan dua gol cepat melalui Nguyen Van Vi pada menit keenam dan Nguyen Hai Long pada menit ke-15. Nguyen Xuan Son kemudian memastikan kemenangan Vietnam lewat gol ketiga pada menit ke-71.

Timnas Vietnam tampil lebih efektif dengan tekanan ketat yang membuat permainan Indonesia sulit berkembang. Hasil tersebut sekaligus menghentikan catatan dua kemenangan beruntun Skuad Garuda atas Kamboja dan Timor Leste.


Erick Thohir Soroti Adaptasi Permainan

Erick mengakui Vietnam memiliki kekompakan, pengalaman, serta persiapan lebih matang. Tim berjuluk The Golden Star Warriors juga datang dengan status juara bertahan dan telah menjalani pemusatan latihan cukup lama.

"Lho, memang kan tim Vietnam tim yang tangguh, kompak, dan dia juga sudah training camp cukup lama sebelum persiapan ini. Dan memang juara AFF berkali-kali gitu. Jadi memang saya percaya sama (coach) John (Herdman), ya," kata Erick usai laga.

Satu hal yang disoroti Erick adalah proses adaptasi para pemain terhadap gaya permainan John Herdman. Menurut dia, sistem yang sedang dibangun pelatih asal Inggris tersebut berbeda sehingga membutuhkan waktu untuk diterapkan secara maksimal.

"Saya rasa tinggal perlu adaptasi karena ini permainan yang berbeda. Jadi mudah-mudahan nanti lawan Singapura kita harus bisa bangkit lagi," tutur Erick.

Erick pun memilih tetap memberikan kepercayaan kepada Herdman. Dia berharap kekalahan telak dari Vietnam menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki organisasi permainan, koordinasi pertahanan, dan efektivitas serangan.


Garuda Belum Menyerah

Erick memberikan apresiasi kepada Vietnam yang tampil lebih baik. Namun, pengakuan terhadap kualitas lawan tidak boleh dimaknai sebagai tanda Indonesia menyerah dalam perebutan tiket semifinal.

"Dan kita harus apresiasi Vietnam bagus, tapi bukan berarti kita mengalah. Nanti di game berikutnya kita coba lakukan," ucap Erick.

Kekalahan tersebut membuat Timnas Indonesia turun ke posisi ketiga Grup A dengan enam poin. Vietnam memimpin klasemen dengan tujuh poin, unggul selisih gol atas Singapura yang menempati urutan kedua.

Indonesia masih memiliki satu pertandingan terakhir melawan Singapura pada Jumat (7/8/2026). Vietnam pada hari yang sama akan menghadapi Kamboja dalam laga penutup Grup A.

Pertandingan di markas Singapura kini menjadi penentuan bagi perjalanan Skuad Garuda. Kemenangan menjadi hasil paling aman bagi Rizky Ridho dan rekan-rekannya untuk melewati perolehan poin tuan rumah dan menjaga peluang lolos ke semifinal.

Erick berharap proses adaptasi yang dia soroti bisa menunjukkan hasil pada laga tersebut. Timnas Indonesia dituntut segera bangkit sekaligus membuktikan kekalahan dari Vietnam tidak menghentikan perjuangan mereka di Piala AFF 2026.

Topik Menarik