Malut United Resmi Ganti Nama Jadi Java United, Markas Pindah ke Semarang

Malut United Resmi Ganti Nama Jadi Java United, Markas Pindah ke Semarang

Olahraga | inews | Senin, 3 Agustus 2026 - 22:00
share

SEMARANG, iNews.id - Malut United resmi berganti nama menjadi Java United FC. Mereka memindahkan markas serta pusat operasional klub dari Ternate, Maluku Utara, ke Semarang, Jawa Tengah.

Perubahan besar tersebut disetujui PSSI melalui agenda Kongres Biasa yang digelar pada Senin (3/8/2026). Transformasi ini menjadi langkah manajemen untuk membangun klub yang lebih profesional, kompetitif, serta mampu berkembang secara berkelanjutan.

Presiden Java United FC Sofyan Lestaluhu mengatakan keputusan mengganti nama sekaligus memindahkan markas klub sudah melalui pertimbangan manajemen. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi klub dalam jangka panjang.

“Keputusan perubahan nama dan markas tim telah melalui pertimbangan matang dari manajemen dengan tujuan membangun klub yang semakin profesional dan berkelanjutan,” ujar Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu dalam keterangannya.

Meski pusat operasional klub berpindah ke Jawa Tengah, Maluku Utara tidak sepenuhnya ditinggalkan. Sofyan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan stakeholder sepak bola Maluku Utara yang telah memberikan dukungan sejak Malut United berdiri pada 2023.

Sofyan juga memastikan Maluku Utara tetap memiliki tempat dalam perjalanan klub setelah perubahan identitas menjadi Java United.

"Perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan yang lebih besar dari visi misi klub terhadap pengembangan sepak bola nasional,” kata Sofyan.

Ternate Tetap Jadi Pusat Pembinaan

Manajemen Java United memutuskan mempertahankan seluruh aset yang sudah dibangun di Kota Ternate. Salah satu fasilitas yang tetap dipertahankan adalah training ground yang akan digunakan sebagai bagian dari pengembangan sepak bola usia dini melalui Akademi Merah Putih.

Akademi tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan klub asal Portugal, SL Benfica. Program pembinaan akan menggunakan metode terstruktur dengan perhatian pada pengembangan karakter anak.

Akademi Merah Putih menyasar anak yatim-piatu dan anak dari keluarga tidak mampu berusia 7-9 tahun. Program tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 150 anak.

Seluruh rangkaian kegiatan Akademi Merah Putih, mulai dari proses pendaftaran hingga kehidupan anak selama berada di akademi, tidak dipungut biaya.

Sementara itu, Semarang dipilih sebagai basis baru Java United FC untuk membangun klub profesional yang memiliki target bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Stadion Jatidiri, Semarang, akan menjadi kandang Java United FC dalam menjalani kompetisi musim 2026-2027. Kepindahan tersebut sekaligus menandai dimulainya perjalanan klub dengan identitas baru di Jawa Tengah.

"Java United hadir untuk berkontribusi terhadap kemajuan sepak bola nasional," kata Sofyan.

Identitas baru Java United juga diperkuat dengan julukan Laskar Kepodang Emas. Nama tersebut terinspirasi dari burung kepodang emas yang menjadi salah satu ikon Jawa Tengah.

"Laskar Kepodang Emas’ diusung sebagai julukan Java United FC. Terinspirasi dari dari burung kepodang emas sebagai ikon Jawa Tengah, julukan ini diharapkan dapat mencerminkan klub yang berakar kuat pada identitas lokal, sekaligus tekad untuk terus bertumbuh dan bersaing di level tertinggi," tambahnya.

Dengan perubahan nama, markas dan identitas klub, Java United FC memasuki era baru di Semarang. Namun, klub tetap mempertahankan aset serta program pembinaan usia dini di Ternate sebagai bagian dari perjalanan yang dibangun sejak Malut United berdiri pada 2023.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan seluruh stakeholder sepak bola di Jawa Tengah untuk bersatu membangun masa depan sepak bola nasional yang lebih baik dan berprestasi,” tutur Sofyan.

Topik Menarik