10 Pekerja Jalan di Tolikara Diduga Ditembak KKB Rambo Botak, 5 Orang Tewas

10 Pekerja Jalan di Tolikara Diduga Ditembak KKB Rambo Botak, 5 Orang Tewas

Terkini | inews | Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56
share

JAKARTA, iNews.id - Insiden penembakan terhadap warga sipil oleh kriminal bersenjata (KKB) kembali terjadi di Papua Pegunungan, Papua. Peristiwa itu menimpa 10 pekerja proyek jalan di sekitar kawasan Kali Kabur, Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara. Akibat kejadian itu, lima orang tewas dan lima lainnya selamat. Insiden tersebut terjadi Minggu (2/8/2026). 

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo mengungkapkan, berdasarkan pendataan sementara, peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan lima orang lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. 

“Berdasarkan pendataan sementara, lima orang dinyatakan meninggal dunia yang diakibatkan luka tembak dan luka penganiayaan berat, dan lima orang lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat," kata Yusuf, Senin (3/8/2026). 

Keempat korban meninggal dunia masing-masing berinisial AS EA, dan B, yang telah berhasil di evakuasi ke RSUD Mulia dan ACR yang telah di evakuasi ke RSUD Karubaga, Kabupaten Tolikara. 

"Sementara satu korban meninggal dunia lainnya merupakan masyarakat asli Papua yang hingga saat ini masih dalam proses identifikasi,” ujar Yusuf.

Selain itu, kelima korban yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat masing-masing berinisial WR, SS, HM, SU, dan JJM. Para korban telah mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke RSUD Mulia untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dia menambahkan, informasi awal yang diperoleh petugas di lapangan menyebutkan bahwa aksi tersebut diduga dilakukan oleh KKB Kodap X Tolikara pimpinan Rambo Botak.

Namun demikian, dugaan keterlibatan kelompok tersebut masih terus diverifikasi dan didalami oleh penyidik berdasarkan keterangan saksi, barang bukti, serta hasil penyelidikan di lapangan.

“Kami tidak ingin mendahului hasil penyelidikan. identitas dan pihak yang bertanggung jawab akan disampaikan setelah didukung oleh hasil penyelidikan dan alat bukti yang memadai,” ucapnya.

Berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan saksi, peristiwa terjadi ketika para pekerja berada di kawasan proyek jalan di Distrik Kanggime.

Topik Menarik