Bukan Sekadar Gaya Hidup! Mantan Peraih Emas SEA Games Dorong Pelari Bangun Mental Juara

Bukan Sekadar Gaya Hidup! Mantan Peraih Emas SEA Games Dorong Pelari Bangun Mental Juara

Olahraga | inews | Senin, 3 Agustus 2026 - 20:00
share

JAKARTA, iNews.id - Mantan peraih medali emas SEA Games Kamboja, Wahyu Setiawan, menilai konsistensi menjadi kunci bagi pelari Indonesia untuk meraih prestasi dan tidak berhenti pada aktivitas olahraga sebagai gaya hidup.

Popularitas olahraga lari di Indonesia terus berkembang. Kondisi tersebut membuat semakin banyak masyarakat menjadikan lari sebagai bagian dari rutinitas untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun pola hidup sehat.

Wahyu melihat perkembangan tersebut sebagai hal positif. Namun, dia mengingatkan pelari agar tidak hanya mengejar tren. Kemauan untuk terus berlari dan kembali berlatih setelah mengalami jeda menjadi bagian penting dalam membangun konsistensi.

Menurut Wahyu, konsistensi tidak selalu berkaitan dengan seberapa sering seseorang menjalani latihan. Kemampuan untuk kembali melakukan aktivitas lari setelah mengalami perubahan rutinitas juga menjadi bagian dari proses tersebut.

"Setiap pelari pasti pernah mengalami perubahan dalam rutinitas latihannya. Pengalaman tersebut mengajarkan saya bahwa konsistensi lahir dari kemauan untuk terus kembali, sekalipun ritmenya berubah. Setiap sesi latihan menjadi kesempatan untuk berkembang sedikit demi sedikit," kata Wahyu di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Atlet lari asal DKI Jakarta itu juga pernah mengalami masa vakum dari olahraga lari. Kini, dia kembali aktif berlari untuk menjaga kebugaran sekaligus mempertahankan pola hidup sehat.

Konsistensi Jadi Modal Utama

Wahyu mengakui kembali berlari setelah berhenti bukan perkara mudah. Keinginan untuk langsung mengembalikan kondisi seperti sebelumnya justru dapat menjadi tantangan tersendiri.

"Memulai kembali memang sulit karena kita ingin kembali seperti dulu. Menurut saya, disiplin itu mahal bayarannya," ucapnya.

Menurut Wahyu, olahraga memiliki hubungan erat dengan kondisi tubuh. Dia menilai aktivitas fisik secara rutin dapat membantu seseorang menjaga kesehatan dan mengurangi rasa mudah lelah.

"Kalau tidak olahraga kita akan gampang sakit dan cepat lelah. Sebaliknya, kalau rajin berolahraga, kita mendapat umpan balik berupa tubuh yang lebih sehat," tambah Wahyu.

Semangat untuk kembali berlari tersebut sejalan dengan kampanye "Lari lagi, lari terus" yang diinisiasi Hoka. Gerakan tersebut mengajak pelari untuk mempertahankan semangat dan konsistensi dalam perjalanan mereka.

Marketing Lead Hoka Indonesia Lucky Bagus mengatakan gerakan "Lari lagi, lari terus" merepresentasikan semangat together we fly higher. Gerakan tersebut juga membawa filosofi performance with joy yang menjadi bagian dari identitas Hoka.

Sebagai penanda dimulainya gerakan tersebut, Hoka menggelar community run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu, 2 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 pelari.

"Kami percaya perjalanan berlari selalu menjadi lebih bermakna saat didukung energi positif komunitas yang saling menginspirasi," ucapnya.

Untuk menunjang kebutuhan latihan, Hoka turut memperkenalkan Clifton PRO sebagai super trainer terbaru. Sepatu tersebut dirancang untuk berbagai jenis latihan, mulai dari easy run, tempo run, long run, hingga interval.

"Di saat yang sama, performa terbaik lahir ketika seseorang menemukan kebebasan, kenyamanan, dan kegembiraan di setiap langkah, sehingga setiap kilometer menjadi perayaan atas progres personal, baik untuk membangun konsistensi maupun melampaui batas diri," kata Lucky.

Pesan Wahyu dan gerakan Hoka tersebut menempatkan konsistensi sebagai bagian penting dalam perjalanan pelari. Bagi pelari yang ingin berkembang lebih jauh, kembali berlari setelah jeda menjadi salah satu proses untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun mental juara.

Topik Menarik