Makam Jaksa di Sidoarjo Dibongkar, Suami Curiga Ada Kejanggalan Kematian

Makam Jaksa di Sidoarjo Dibongkar, Suami Curiga Ada Kejanggalan Kematian

Nasional | inews | Jum'at, 31 Juli 2026 - 17:01
share

SIDOARJO, iNews.id – Makam jaksa Kejari Kota Mojokerto berinisial RG (35) dibongkar polisi di pemakaman umum Dusun Lengki, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (31/7/2026). Pembongkaran makam dilakukan setelah suami korban mengajukan permohonan autopsi karena menduga terdapat kejanggalan dalam penyebab kematian istrinya.

RG merupakan warga setempat yang bekerja sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto. Jenazahnya telah dimakamkan sejak 10 Juni 2026.

Suasana di sekitar pemakaman tampak tegang sejak Jumat pagi hingga siang. Sejumlah personel Polresta Mojokerto memasang garis polisi di pintu masuk makam sebelum proses pembongkaran dimulai.

Setelah makam dibongkar, Tim Forensik Polda Jatim melakukan autopsi terhadap jenazah RG di lokasi pemakaman. Area pemeriksaan ditutup menggunakan kain putih untuk menjaga proses tetap steril dan tertutup.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencari petunjuk medis mengenai penyebab pasti kematian korban. Hasil autopsi nantinya diharapkan dapat menjawab dugaan kejanggalan yang disampaikan pihak keluarga.

Informasi awal menyebut korban sebelumnya dinyatakan meninggal akibat penyakit lambung. Namun, suaminya meminta dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Kepala Dusun Lengki Ainul Rofiq mengatakan, pihaknya memperoleh informasi bahwa permohonan pembongkaran makam diajukan suami korban.

“Info dari Polresta Mojokerto, pemohon suaminya menemukan mungkin kejanggalan. Saya gak tahu persis apa dasarnya (pembongkaran makam),” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Belum diketahui secara terperinci kejanggalan apa yang ditemukan suami korban hingga meminta makam dibongkar. Polisi juga belum menjelaskan apakah perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana.

Hingga proses autopsi berlangsung, Polresta Mojokerto belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi kematian RG maupun perkembangan penyelidikannya.

Topik Menarik