AC Milan Berduka! Franco Baresi Meninggal Dunia
MILAN, iNews.id – Franco Baresi meninggal dunia pada usia 66 tahun. Kabar duka tersebut diumumkan AC Milan pada Jumat (31/7/2026). Mantan bek legendaris Italia itu disebut telah mengalami penurunan kondisi kesehatan dalam beberapa waktu terakhir.
Kepergian Baresi menjadi kehilangan besar bagi AC Milan. Sepanjang karier profesionalnya, dia hanya membela satu klub, yakni Rossoneri, dan menjelma sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola.
Melalui akun resmi X, AC Milan menyampaikan penghormatan terakhir kepada sosok yang identik dengan nomor punggung 6 tersebut.
"Seluruh sejarah AC Milan berduka atas meninggalnya Franco Baresi. Teladan dan integritasnya akan selamanya tertanam dalam DNA klub, sama seperti nomor punggung ikonik 6 miliknya. Belasungkawa yang disampaikan AC Milan kepada keluarga Franco Baresi pada masa sulit ini juga dirasakan oleh setiap Rossoneri, yang menganggap kehilangan ini sebagai kehilangan mereka sendiri," tulis Milan.
Ucapan belasungkawa juga datang dari pakar bursa transfer Fabrizio Romano. Dia menyebut Baresi sebagai salah satu figur terbesar dalam sejarah sepak bola.
"Sebuah legenda mutlak sepak bola, AC Milan, dan Italia. Sosok yang menandai beberapa generasi. Pikiran dan doa kami bersama keluarga serta sahabat-sahabatnya."
Karier Gemilang Bersama AC Milan dan Timnas Italia
Franco Baresi mencatatkan 716 penampilan bersama AC Milan. Selama membela Rossoneri, dia bermain bersama sejumlah bintang dunia seperti Marco van Basten, Frank Rijkaard, dan Ruud Gullit.
Antara 1989 hingga 1995, Baresi tampil dalam lima final Piala Champions/Liga Champions. Catatan tersebut sebelumnya hanya mampu dicapai dua legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano dan Francisco Gento.
Baresi memulai debutnya bersama tim utama AC Milan pada musim 1977/1978. Selama dua dekade membela klub tersebut, dia mempersembahkan berbagai gelar bergengsi sebelum memutuskan pensiun sebagai pemain profesional.
Di level internasional, Baresi menjadi bagian dari skuad Italia yang meraih gelar juara Piala Dunia 1982. Meski tidak tampil di lapangan pada turnamen tersebut, dia menyaksikan Azzurri mengangkat trofi dunia dari bangku cadangan.
Momen penting lain hadir pada Piala Dunia 1994. Baresi menjadi starter saat Italia melaju hingga partai final menghadapi Brasil.
Pada babak adu penalti, Baresi gagal mengeksekusi tendangannya. Italia akhirnya harus mengakui keunggulan Brasil yang keluar sebagai juara dunia.
Warisan Franco Baresi akan selalu dikenang dalam sejarah AC Milan dan sepak bola Italia. Sosoknya tidak hanya identik dengan loyalitas kepada satu klub, tetapi juga menjadi simbol kepemimpinan, ketangguhan, dan dedikasi yang menginspirasi banyak generasi pesepak bola.









