Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis
PARIS, iNews.id - Perusahaan dirgantara Airbus merampungkan serangkaian uji penerbangan berjarak panjang, termasuk yang terbaru ini selama 24 jam lebih, membuat rekor baru untuk pesawat komersial.
Penerbangan pesawat Airbus A350-1000ULR dari Melbourne, Australia, ditempuh dalam waktu 24 jam 20 menit, hingga mendarat pada Selasa (28/7/2026) di Toulouse, Prancis.
Uji coba ini juga menandai langkah baru dalam Proyek Sunrise Qantas, bertujuan meluncurkan layanan penumpang komersial terpanjang di dunia yang menghapus transit antara Australia menuju Eropa.
Pesawat A350-1000ULR Qantas Airlines yang telah dimodifikasi khusus, dijadwalkan memulai debut membawa penumpang dengan rute Sydney-London tanpa berhenti mulai 2027.
Qantas telah memesan 12 pesawat A350-1000ULR yang dimodifikasi, yang dirancang untuk menghubungkan pantai timur Australia dengan London dan New York dalam waktu sekitar 20 jam.
Pesawat pertama, membawa tambahan 20.000 liter bahan bakar dan dapat menampung 238 penumpang, dijadwalkan akan dikirim pada April 2027. Qantas berharap dapat mengoperasikan penerbangan nonstop harian Sydney-London mulai Oktober 2027.
Airbus melakukan kampanye uji coba selama 2 bulan pada pesawat tersebut sejak Juni.
Pesawat tersebut memiliki tangki bahan bakar tambahan yang dirancang khusus, sehingga bisa tetap berada di udara selama 24 jam lebih atau menempuh jarak 23.075 km tanpa berhenti, sebelum mendarat di pabrik pesawat Airbus, Toulouse.
Situs web pelacak penerbangan FlightRadar24 mengungkap, penerbangan tersebut paling banyak dicari kedua di saluran mereka, setelah penerbangan 2024 yang membawa peti mati Ratu Elizabeth II, dengan lebih dari 3,6 juta orang mengikuti perkembangan.
Rekor penerbangan terpanjang sebelumnya diciptakan pada 2005, pesawat Boeing 777-200LR Worldliner terbang sejauh 21.601,7 km dari Hong Kong menuju London dalam waktu 22 jam 42 menit.










