Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN, Pesan Tegas: Jadilah Pelita Harapan Rakyat
SUMEDANG, iNews.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam upacara di Lapangan Parade Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 1.204 lulusan yang dilantik terdiri atas 728 pria dan 476 perempuan. Mereka akan mengemban tugas di berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pelantikan ditandai dengan penyematan tanda pangkat kepada tiga lulusan terbaik, yakni Aji Bayu Ramadhan, Charina Anggie Simbolon, dan Mohamad Toriq Anwar.
Aji Bayu Ramadhan menerima penghargaan Kartika Astha Brata sebagai lulusan terbaik. Sementara Charina Anggie Simbolon, Mohamad Toriq Anwar, serta tujuh lulusan lainnya memperoleh penghargaan Sapta Abdi Praja.
Usai prosesi tersebut, Presiden Prabowo memimpin pengambilan sumpah jabatan para pamong praja muda.
"Para pamong praja muda, bersediakah saudara-saudari untuk diambil sumpah sesuai agama masing-masing?" tanya Prabowo.
"Bersedia," jawab serentak seluruh pamong praja muda.
Prabowo kemudian membacakan sumpah yang diikuti seluruh peserta, di antaranya berjanji melaksanakan tugas pemerintahan dengan sebaik-baiknya, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, siap berkorban jiwa dan raga demi bangsa dan negara, serta mengabdi dan menjadi teladan bagi masyarakat.
Dalam amanatnya, Prabowo menegaskan bahwa menjadi pamong praja merupakan pilihan hidup yang mulia sekaligus penuh tantangan.
"Hari ini saudara telah memilih sebuah jalan hidup yang mulia untuk mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Prabowo.
Menurutnya, pengabdian sebagai aparatur pemerintahan bukanlah jalan yang mudah karena menuntut dedikasi, ketangguhan, dan pengorbanan.
"Jalan hidup yang saudara telah pilih bukan jalan yang mudah, tapi jalan yang penuh rintangan, kesulitan, tantangan, dan paling utama yang perlu pengorbanan. Bahkan sesungguhnya saudara-saudara telah memilih siap berkorban jiwa dan raga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
Prabowo juga mengingatkan para lulusan IPDN agar selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat rakyat menghadapi berbagai persoalan.
"Saudara harus menjadi pamong praja ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Saudara harus menjadi pelita harapan, saudara harus menjadi tonggak dukungan dan kepemimpinan bagi masyarakat," tuturnya.










