Gempa M7,1 Guncang Jepang, Bagaimana Kondisi WNI?
JAKARTA, iNews.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkapkan kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Jepang usai diguncang gempa M7,1, Selasa (28/7/2026). Kemlu memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah mengatakan peristiwa tersebut diikuti beberapa gempa susulan. Sementara itu, peringatan tsunami yang sempat dikeluarkan otoritas Jepang kini telah dicabut.
Meski demikian, gempa dilaporkan memicu kerusakan pada sejumlah fasilitas dan rumah warga.
Heni menjelaskan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo telah berkoordinasi dengan komunitas WNI di wilayah terdampak untuk memastikan kondisi mereka.
"KBRI Tokyo telah menghubungi simpul komunitas WNI yang berada di wilayah Kumamoto dan Kyusu. Sejauh ini, belum terdapat laporan terkait WNI yang terdampak gempa di kedua wilayah tersebut. Seluruhnya dilaporkan dalam kondisi aman," ujar Heni dalam keterangan tertulis.
KBRI Tokyo juga mengimbau seluruh WNI yang berada di wilayah akreditasinya agar tetap tenang dan terus memantau informasi resmi terkait perkembangan situasi melalui Japan Meteorological Agency (JMA).
"Kemlu melalui KBRI Tokyo akan terus memantau perkembangan situasi, serta berkoordinasi dengan otoritas Jepang dan simpul komunitas WNI di wilayah Kumamoto serta Kyusu," ujar Heni.
Kemlu juga menyiapkan layanan darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan. Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419, maupun Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di +62 812-9007-0027.










