IRGC Klaim Serang Pusat Data Amazon AWS dan Fasilitas Militer AS di Bahrain

IRGC Klaim Serang Pusat Data Amazon AWS dan Fasilitas Militer AS di Bahrain

Terkini | inews | Selasa, 28 Juli 2026 - 14:58
share

TEHERAN, iNews.id – Iran mengklaim kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah aset strategis Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan rudal jelajahnya berhasil menghantam infrastruktur pusat data Amazon Web Services (AWS) di Bahrain.

Dalam pernyataan yang dikutip Tasnim News Agency, Selasa (21/7/2026), IRGC menyebut serangan tersebut juga menyasar sistem pertahanan udara, instalasi radar, serta sejumlah fasilitas lain yang diklaim berkaitan dengan kepentingan militer Amerika Serikat di kawasan.

Iran menyatakan serangan itu merupakan aksi balasan atas operasi militer Amerika Serikat terhadap sejumlah fasilitas strategis milik Teheran.

Hingga kini, klaim IRGC mengenai kerusakan pusat data AWS maupun fasilitas lainnya belum mendapat konfirmasi independen dari Amazon, pemerintah Bahrain, ataupun pemerintah Amerika Serikat.

IRGC juga mengungkapkan bahwa sejak awal perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, mereka telah menyerang sejumlah kepentingan AS di Timur Tengah, termasuk kantor misi diplomatik serta hotel yang digunakan pasukan Amerika sebagai tempat penampungan.

Sebelumnya, IRGC juga mengklaim berhasil menyerang kompleks penampungan pasukan Amerika Serikat di Al Rukban, Yordania. Serangan yang disebut sebagai bagian dari gelombang ke-24 Operasi Nasr 2 itu diklaim menewaskan banyak personel militer AS.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat maupun otoritas Yordania terkait klaim korban maupun tingkat kerusakan yang disampaikan Iran.

Topik Menarik