Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?

Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?

Terkini | inews | Selasa, 28 Juli 2026 - 08:20
share

NEW YORK, iNews.id - Para diplomat Amerika Serikat (AS) melakukan aksi walk out dalam sidang Dewan Keamanan PBB membahas perang Rusia-Ukraina di Markas Besar PBB, New York, Senin (27/7/2026), saat duta besar Prancis berpidato.

Aksi walk out itu terkait dengan percekcokan pejabat kedua negara secara online terkait penolakan AS atas perpanjangan masa jabatan kepala dewan hak asasi manusia (HAM) PBB, Volker Turk. Posisi itu dijabat selama 4 tahun. 

Mulanya misi Prancis di kantor PBB, Jenewa, Swiss, mengunggah pesan di media sosial X, Sabtu (25/7/2026), yang menyebut AS bukan lagi "mercusuar HAM" dan terisolasi bersama Korea Utara, Nikaragua, Mali, dan Rusia.

Duta Besar (Dubes) AS untuk PBB, Mike Waltz, kemudian merespons posting-an itu dengan mengatakan Prancis memilih seorang pemimpin HAM yang "banyak memberi ceramah kepada negara-negara demokrasi yang bebas dan berdaulat seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Israel, namun bersekutu dengan para penindas terburuk di dunia".

Setelah keluar dari ruang sidang, seorang diplomat AS, Dan Negrea, mengatakan, delegasinya akan terus melakukan walk out sampai Prancis meninggalkan "retorika yang merendahkan dan tidak menghormati".

Sementara itu saat menyampaikan pidato, Dubes Prancis untuk PBB, Jerome Bonnafont, tidak menyinggung aksi boikot tersebut. Dia mengatakan Prancis berupaya untuk menjaga independensi PBB dan kapasitasnya dalam bertindak.

Turk merupakan sosok pengkritik keras pelanggaran hukum internasional oleh Israel dan AS di Palestina dan Iran. Dia terpilih kembali jabatan itu dalam pemungutan suara Majelis Umum PBB, memperoleh 144 suara melawan 10 yang menolak, sementara 13 abstain.

AS dan Prancis juga berselisih mengenai anggaran alinasi pertahanan NATO, kebijakan perdagangan, dan ancaman Presiden Donald Trump yang ingin merebut Greenland dari Denmark.

Topik Menarik