Bukan 10 Tahun! Shin Tae-yong Dilarang Melatih 1 Tahun, Hasil Verifikasi ke KFA Ungkap Fakta Akurat
JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta memastikan sanksi disiplin yang dijatuhkan Korea Football Association (KFA) kepada Shin Tae-yong tidak memengaruhi tugasnya sebagai pelatih kepala Macan Kemayoran. Kepastian tersebut diperoleh setelah manajemen melakukan verifikasi langsung kepada federasi sepak bola Korea Selatan.
Langkah itu diambil sebagai respons atas berbagai pemberitaan yang beredar mengenai sanksi disiplin terhadap Shin Tae-yong. Persija memilih memastikan seluruh informasi secara langsung kepada KFA demi menjaga profesionalisme klub sekaligus menciptakan situasi yang kondusif di dalam tim.
Berdasarkan hasil komunikasi dengan KFA, Persija meluruskan dua poin penting terkait sanksi tersebut. Pertama, hukuman disiplin yang diterima Shin Tae-yong berlaku selama satu tahun, bukan 10 tahun seperti yang beredar di media.
Kedua, Persija menegaskan sanksi tersebut merupakan kewenangan penuh KFA dan hanya berlaku di wilayah yurisdiksi sepak bola Korea Selatan. Dengan demikian, hukuman itu tidak berdampak terhadap aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk saat menjalankan tugasnya bersama Persija.
Persija Tetap Percaya Penuh kepada Shin Tae-yong
Persija menyatakan tetap menghormati keputusan yang diambil KFA. Namun, manajemen klub juga menegaskan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong agar tetap fokus membangun tim menghadapi kompetisi musim baru.
Manajemen Macan Kemayoran menilai setiap tantangan dapat menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan profesional. Persija juga melihat Shin Tae-yong tetap memiliki komitmen besar untuk menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala.
Klub memastikan situasi tersebut tidak mengganggu program tim yang sedang dipersiapkan. Seluruh agenda latihan dan pembentukan skuad tetap berjalan sesuai rencana demi menghadapi berbagai kompetisi yang akan datang.
Saat ini, fokus utama Persija adalah memaksimalkan performa tim menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Klub menegaskan seluruh aktivitas tetap dilaksanakan secara profesional sesuai target yang telah disusun.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, memastikan seluruh elemen tim tetap berkonsentrasi pada persiapan menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027. Menurut dia, isu mengenai sanksi Shin Tae-yong tidak mengubah fokus klub.
"Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija. Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027. Kami pun berharap seluruh elemen tim tidak terpengaruh dengan situasi saat ini dan tetap berorientasi pada peningkatan performa tim," tutur Prapanca.
Dengan hasil verifikasi langsung kepada KFA, Persija menegaskan Shin Tae-yong tetap dapat menjalankan seluruh tugasnya di Indonesia. Manajemen berharap polemik yang berkembang tidak mengganggu persiapan tim menyongsong musim baru.










